Sea games xxvi

Kano, Indonesia Andalkan 1000 C1 dan 1000 C2

Kompas.com - 11/11/2011, 09:02 WIB

KARAWANG, KOMPAS.com- Kano akan dilombakan pagi ini di Situ Cipule, Karawang, Jawa Barat, Jumat (11/11/2011). Tim Indonesia mengandalkan nomor 1000 K2, 1000 K4, 1000 C1, dan 1000 C2.

Kemampuan teknis dan stamina tim Indonesia tidak kalah bagus dengan tim dari negara lain. Akan tetapi, para atlet dan pelatih sangat memperhitungkan tim dari Thailand. Menurut Pelatih kayak dan kano M Suryadi dan Lothar Schaefer, atlet Thailand sangat bagus di kemampuan teknis.

Untuk nomor K2, mereka beberapa kali mengalahkan Indonesia di Kejuaraan Kano Asia di Teheran akhir oktober lalu dan di kejuaraan kano Asia Tenggara di Cipule, akhir Juni.

Suryadi juga mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai Myanmar. Negara ini jarang ikut kayak maupun kano, tetapi hasilnya mengejutkan saat mengikuti Kejuaraan Asia Kano di Teheran dengan menyabet medali perak.

Untuk nomor K2, kata Suryadi, kemungkinan besar Thailand menyabet emas. Adapun untuk nomor C1 dan C2, kata Suryadi, Indonesia yakin dapat meraih medali emas lantaran duet Eka Octarorianus dan Anwar Tarra sangat bagus.

"Secara psikologis mereka sangat cocok dan selama latihan hasilnya bagus. Kami berharap besok mereka bisa bermain bagus juga," kata Suryadi.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau