Parade nusantara

Ribuan Perangkat Desa di Brebes Berunjuk Rasa

Kompas.com - 11/11/2011, 11:21 WIB

BREBES, KOMPAS.com- Lebih dari 1.000 perangkat desa di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Parade Nusantara Brebes berunjuk rasa di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Brebes, Jumat (11/11/2011).

Mereka menuntut Bupati Brebes Agung Widyantoro untuk ikut menandatangi surat yang akan mereka sampaikan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam surat tersebut, mereka meminta agar Presiden segera menandatangani Undang-Undang Desa.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Parade Nusantara Brebes Achmad Tasdiq mengatakan, Undang-undang Desa merupakan jawaban nyata atas kepedulian dan sikap pemerintah terhadap keberadaan desa. Hal itu untuk mempercepat pembangunan negara dan bangsa, yang dimulai dari desa.

Dengan adanya undang-undang tersebut, pemerintah desa dan masyarakatnya akan mendapatkan hak secara utuh. Oleh karena itu, apabila pada 2011 ini Undang-undang Desa tidak segera ditetapkan, para aparatur desa sepakat menolak tugas pembantuan, antara lain penarikan pajak bumi dan bangunan, serta penyuksesan program KTP elektronik.

Dalam unjuk rasa tersebut, Agung Widyantoro bersedia menandatangani surat Parade Nusantara Brebes, yang akan dikirim kepada Presiden.

Menurut Agung, bupati mendukung ditetapkannya RUU Pemerintah Desa. Ia berharap dukungan itu bisa ditindaklanjuti oleh DPR RI dan pemerintah pusat. Ia meminta para perangkat desa untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan, serta menekan angka putus sekolah dan buta huruf.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau