JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab mengimbau agar perorangan atau kelompok yang akan berunjuk rasa untuk tetap melaksanakan kegiatannya itu sesuai peraturan dan beretika. Ia juga mengimbau agar orangtua dan pendidik tidak lelah mengajarkan budi pekerti pada anak didiknya.
"Unjuk rasa itu boleh. Ada aturannya. Silakan. Yang tidak boleh adalah jika melanggar peraruran," kata Untung kepada wartawan, di ruang rapat Kapolda, Jumat (11/11/2011).
"Namun, saya imbau, kita ini tuan rumah, selayaknya yang sopan pada bangsa sendiri. Jangan memalukan diri sendiri, jangan memalukan bangsa sendiri," ingatnya.
Menurut Untung, berdasarkan informasi yang diterimanya, selama SEA Games berlangsung, tetap ada kelompok warga yang berencana melakukan unjuk rasa walaupun materi yang akan diusungnya tidak terkait dengan pelaksanaan SEA Games.
Ia hanya mengingatkan agar para pendemo dalam kegiatannya tetap mengedepankan sopan santun dan etika. Sebab, bagaimanapun kita adalah bangsa Indonesia, bangsa timur, yang terkenal berbudi dan memiliki budaya luhur.
Jangan sampai terjadi lagi unjuk rasa melempar petugas dengan kotoran. Polisi dididik untuk tidak marah dan tetap melayani masyarakat.
"Kami imbau agar orangtua dan pendidik untuk lebih menanamkan budi pekerti pada anak-anaknya," katanya.
Sebab, apa jadinya kalau para mahasiwa atau pemuda kita berlaku demikian. "Apa bisa mereka menjadi pemimpin yang baik dan bijak," kata Kepala Polda Metro Jaya ketika diminta tanggapannya perihal adanya pengunjuk rasa yang melempar petugas dengan kotoran manusia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang