"Komodo Siapa yang Punya?" Menggema di TMII

Kompas.com - 11/11/2011, 20:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumat (11/11/2011) siang, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla datang ke Taman Mini Indonesia Indah untuk menggalang dukungan bagi pemenangan komodo sebagai kejaiaban dunia. Ia sempat disambut ratusan siswa sekolah dasar di depan Museum Satwa Indonesia, Komodo Taman Reptilia TMII.

Sambil berbaris, mereka terus menyanyikan lagu "Komodo Siapa yang Punya", mengubah lirik asli "Nona Manis Siapa yang Punya". Siswa-siswa tersebut di antaranya berasal dari SDN Bambu Apus 04 Pagi, SDN Setu 02 Pagi, dan SDN 06 09 Pagi Lubang Buaya.

"Kami datang supaya si komo (komodo) menang," kata Arif, siswa kelas VI SDN Setu 02 Pagi, kepada Kompas.com. Bersama teman-temannya, Arif mengungkapkan, guru-guru mereka menerangkan bahwa Indonesia sedang memperjuangkan komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Hal senada dinyatakan tiga siswi SDN 09 Pagi Lubang Buaya, Nadia, Rani, dan Erisa. "Komodo harus menang," kata Nadia mewakili teman-temannya. Rani menuturkan, menurut gurunya, dukungan harus diberikan lantaran salah satu kebanggaan Indonesia, Candi Borobudur, gagal masuk dalam tujuh keajaiban dunia kategori lainnya. Sebagaimana diketahui, untuk Kategori Karya Cipta Manusia (man-made), Borobudur tidak masuk dalam klasifikasi seven wonders.

Ketiganya lantas kembali bernyanyi, "Komodo siapa yang punya, yang punya Indonesia."

Sambil menantikan kedatangan mantan Wapres RI itu, panitia penyelenggara juga mengadakan lomba baca puisi di antarsasiswa SD. Para peserta dipilih secara acak oleh panitia.

Selain siswa SD, panitia juga sudah menyiapkan parade replika komodo diiringi musik tradisional Sunda dari Sanggar Seni Tradisional Indonesia (Setia) dan tarian Bolelebo asal NTT yang dibawakan kelompok penari cilik.

Kalla datang ke Museum Satwa yang berdesain Reptil Komodo untuk menggalang dukungan bagi pemenangan komodo sebagai salah satu Tujuh Keajaiban Dunia Baru (New Seven Wonders). Menurut informasi, pengumuman pemenang New Seven Wonders akan dilakukan malam ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau