PONTIANAK, KOMPAS.com — Tersangka Dod (24), warga Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang tertangkap tangan saat mengambil kiriman paket satu kilogram sabu, Jumat (11/11/2011), hanya mendapat upah Rp 500.000.
Dod mengaku kesulitan mencari pekerjaan. Dod yang sehari-hari bekerja sebagai tukang selam di Sungai Kapuas, Sabtu (12/11/2011) pagi, mengatakan, penghasilannya sangat pas-pasan.
"Saya menyelam di Sungai Kapuas mencari besi tua atau kayu bekas yang mengendap di dasar Sungai Kapuas. Hasilnya tak seberapa," kata Dod.
Dod tertangkap tangan di Jalan Tanjungpura, Pontianak, saat mengambil kiriman sabu dari Jakarta melalui perusahaan jasa ekspedisi. Pengiriman sabu sudah dipantau polisi sejak Bandara Soekarno-Hatta, Banten, hingga akhirnya tertangkap tangan oleh tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Kalbar di Pontianak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang