Mengapa Seks Harus Rutin?

Kompas.com - 12/11/2011, 11:00 WIB

KOMPAS.com — Pernahkah Anda mendengar atau membaca kajian ilmiah bahwa seks memiliki khasit menyembuhkan? Ini memang bukan hanya isapan jempol. Seks yang dilakukan secara sehat, benar, dan teratur dapat memulihkan tubuh dan pikiran Anda serta mencegah timbulknya beragam penyakit.

Beberapa pengamat bahkan mengatakan, seks adalah obat yang dibutuhkan manusia dan dianjurkan untuk dilakukan setiap hari. Mari kita lihat empat alasan mengapa harus melakukan hubungan seks secara rutin, khususnya bagi seorang pria.

1. Latihan fisik

Melakukan hubungan seks adalah bentuk aktivitas fisik. Anda harus menyadari bahwa dengan melakukan hubungan seks, tingkat pernapasan akan meningkat. Jika Anda berhubungan seks tiga kali seminggu selama 15 menit, maka Anda telah membakar sekitar 7.500 kalori dalam setahun. Itu setara dengan joging sejauh 75 mil. Napas yang berat akan meningkatkan jumlah oksigen dalam sel Anda dan produksi testosteron selama berhubungan membuat tulang dan otot Anda lebih kuat.

2. Atasi nyeri

Merasa tidak fit dan sakit kepala, tidak bisa menjadi satu alasan bagi Anda untuk tidak melakukan hubungan intim. Saat berhubungan seks, baik tubuh laki-laki dan perempuan menghasilkan endorphin, hormon yang bertindak sebagai obat penghilang rasa sakit.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Gina Ogden menunjukkan bahwa rangsangan seksual khususnya selama orgasme membuat seseorang tidak dapat merasakan sakit. Pada wanita, seks juga dapat meningkatkan kesuburan, menunda menopause dan meringankan gejala PMS.

3. Melindungi prostat

Sebagian besar cairan sperma saat ejakulasi disekresikan oleh kelenjar prostat. Jika Anda berhenti ejakulasi, maka cairan akan tetap berada di kelenjar sehingga memicu pembengkakan. Ejakulasi secara teratur akan menguras cairan keluar dan menjamin kesehatan prostat Anda sampai usia tua.

4. Mencegah disfungsi ereksi

Lima puluh persen dari pria yang berusia lebih dari 40 tahun menderita disfungsi ereksi. Seks adalah obat terbaik untuk melawan impotensi. Ereksi akan tetap membuat darah mengalir melalui arteri penis Anda sehingga jaringan di dalamnya tetap sehat.

5. Mencegah stres

Fakta ilmiah menunjukkan seks bisa menjadi cara yang sangat efektif untuk mengurangi tingkat stres. Selama seks, tubuh Anda memproduksi dopamin (zat yang melawan hormon stres), endorfin alias "hormon kebahagiaan" dan oksitosin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau