Jakarta, Kompas
Kemenangan Laos atas Timor Leste cukup mengejutkan, tetapi di sisi lain memperlihatkan spirit keolahragaan Laos yang patut dipuji. Dalam posisi sudah tersingkir, menyusul kemenangan Myanmar atas Filipina 5-0 pada laga sore, mereka tampil menyerang.
Padahal, mereka menghadapi tekanan suporter Timor Leste. Menit ke-21, gelandang Laos, Paseutsack Souliyavong, membungkam teriakan mereka dengan menjebol gawang Timor Leste. Tiga menit menjelang turun minum, kapten Lamnao Singto menggandakan keunggulan Laos 2-0 hasil umpan Soukaphone Vongchiengkham.
Satu menit jelang bubar, Lamnao memperbesar kemenangan Laos 3-0 dari titik penalti. ”Kami bermain dengan penuh kenikmatan. Pemain menikmati permainan karena sepak bola masa depan mereka,” kata Hans Peter Schaller, Pelatih Laos.
Lolosnya Myanmar ke semifinal, selain ”dibantu” kemenangan Laos atas Timor Leste, juga berkat kemenangan mereka atas Filipina 5-0 (2-0) pada laga sore harinya. Kapten Aye San membuka kemenangan mereka melalui gol menit ke-7 memanfaatkan bola tendangan pojok Kyaw Zeyar Win yang jatuh di mulut gawang.