Pelayanan publik

Tarif Retribusi E-KTP Dinilai Terlalu Mahal

Kompas.com - 14/11/2011, 20:19 WIB

KEBUMEN, KOMPAS.com -- Sejumlah pihak menilai tarif retribusi Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP) yang akan diberlakukan Pemerintah Kabupaten Kebumen, Jawa Barat sebesar Rp 30.000 terlalu mahal.

Anggota Komisi D DPRD Kebumen, Miftahul Ulum mengingatkan, pelaksanaan E-KTP hendaknya dipahami sebagai bentuk pelayanan. "Jangan sampai E-KTP membebani rakyat karena ada unsur target pendapatan. Jika mungkin hendaknya gratis. Kalau pun ada biaya, jangan sampai memberatkan masyarakat." tutur Miftahul, Senin (14/11/2011) di Kebumen.

Menurut Miftahul, sebelum E-KTP diberlakukan, hendaknya Pemkab menyiapkan instrumen agar pengurusannya nanti tepat waktu. Jangan sampai hanya mengurus KTP sehari penuh, sehingga masyarakat kecil kehilangan pendapatannya sehari mencapai Rp 50.000.

"Saya berharap E-KTP tanpa biaya alias nol rupiah. Ini adalah bentuk pelayanan Pemkab dalam menertibkan administrasi kependudukan. Maka menjadi tidak masuk akal kalau justru memberatkan," tandasnya.

Menurut Miftahul, jika Pemkab tidak memiliki anggaran untuk mendukung pembiayaan E-KTP, sebaiknya tarif retribusi ditinjau ulang.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ida Zainar menjelaskan, rencana E-KTP pada awal 2012 itu saat ini terus disosialisasikan ke berbagai pihak. Dispendukcapil mengajukan tarif E-KTP sebesar Rp 30.000, dengan asumsi, untuk biaya pembuatan sebesar Rp 23.000 dan Rp 7.000 lain untuk biaya administrasi. "Kami juga dibebani target pendapatan daerah," ujar Ida.

Menurut dia, besar tarif pembuatan E-KTP itu baru usulan dinas dan akan berlaku pada 2013. Pada 2012, semua warga yang memiliki KTP akan memperoleh E-KTP secara gratis karena ditopang APBN. "Sosialisasi telah dilakukan, khususnya kepada para camat di Kebumen," kata Ida.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau