Tahu Petis di Atas Tembikar

Kompas.com - 15/11/2011, 09:42 WIB

KOMPAS.com – Jika Anda sedang berada di Kota Malang, Jawa Timur, cobalah berwisata kuliner di Restoran Taman Indie. Letaknya di Jalan Lawang Sewu, Kota Araya, Malang. Restoran ini menawarkan suasana taman yang hijau dan konsep duduk di bale-bale yang yang sejuk.

Sesuai dengan namanya restoran ini memang ibarat taman. Restoran dikelilingi pohon-pohon yang rindang dan hamparan rumput yang menghijau. Bale-bale menghadap Sungai Bango yang mengalir dan lapangan golf.

Interior restoran bernuansa tradisional dengan banyak bale-bale dari kayu. Bahkan tempat cuci tangannnya juga dari gentong tanah. Bale-bale yang menghadap ke sawah sangat pas buat tempat makan siang.

Lokasi restorannya sangat strategis di dalam Kota Malang dan masuk dari komplek perumahan Kota Araya. Di dekat restoran ini ada klub house kolam renang .

Menu Eropa, Cina, Jepang, Indonesia, semua ada di sini. Menu Indonesia diberi nama unik antara lain Gado-gado Kayu Tangan, Ikan Gurame Mulet Kering, Cumi Gapit, dan Nasi Timbel Mangkunegaran.

Untuk makanan pembuka ada sup khas masakan Jawa Timur yaitu sup kikil yang disajikan dengan lontong dan kikil sapi. Bagi Anda pecinta tahu petis bisa mencoba tahu petis yang disajikan unik di atas tembikar tanah liat dan dialasi daun pisang.

Bumbu petisnya ditaruh di cobek tanah liat kecil. Bentuk tahu gorengnya juga panjang-panjang sebesar ibu jari bukannya seperti tahu kebanyakan yang berbentuk kotak.

Untuk makanan utama saya mencoba Sop Buntut Taman Indie. Rasanya cukup lezat dan buntutnya cukup empuk. Hidangan penutup bermacam-macam berupa es campur yang juga diberi nama unik antara lain Es Daluman, Es Gunung Kelud, dan Es Gandul Tali Merang, (Asita DK Suryanto)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau