Sea games xxvi

Renang Masih Kejar Target

Kompas.com - 17/11/2011, 14:02 WIB

PALEMBANG, Kompas.com - Cabang renang masih berkesempatan memenuhi target untuk merebut enam medali emas dalam lomba renang SEA Games XXVI di Palembang dan Jakarta.

Sampai saat ini Indonesia telah mengumpulkan lima medali emas masing-masing tiga dari I Gede Siman Sudartawa dan masing-masings atu emas dari yessy V. Yosaputra dan Indra Gunawan.

Sampai pelaksanaan hari keenam cabang renang SEA Games XXVI sudah memperebutkan 32 medali emas dari kolam renang Jakabaring dan masih menyisa enam medali emas lagi yang akan diperebutkan enam negara peserta.     

Wakil Ketua PB PRSI Herlambang mengatakan, peluang Indonesia masih terbuka dienam nomor final terakhir perlombaan renang dan kita berharap para perenang muda Indonesia bisa menambah perbendaharaan medali emasnya.     

"Saya berharap masih ada beberapa medali emas lagi dari renang dan semua itu mohon dukungan para pendukung Indonesia yang menyaksikan perlombaan pada hari terakhir nanti," kata Herlambang.

Sampai saat ini para perenang Singapura tampaknya masih terlalu tangguh bagi atlet renang negara-negara Asean lainnya yang terlihat pada SEA Games XXVI/2011 di Stadion Akuatik Jakabaring, Palembang, negara ini telah mengumpulkan 15 medali emas, delapan perak dan 12 perunggu.     

Hasil pertandingan hari keenam pelaksanaan cabang renang SEA Games, di Palembang, Kamis, tim Singapura telah mengumpulkan 35 medali terdiri atas 15 emas, delapan perak dan 12 perunggu menempati posisi urutan pertama sampai saat ini.     

Sedangkan pada posisi kedua peraihan medali cabang renang untuk sementara ditempati oleh tim renang Thailand dengan mengumpulkan masing-masing enam medali emas dan perak serta empat perunggu.     

Pada posisi ketiga dan seterusnya tim renang tuan rumah Indonesia yang mengumpulkan lima medali emas, delapan perak dan sembilan perunggu, disusul Malaysia yang meraih empat emas, enam perak dan satu perunggu.     

Sementara itu Vietnam mendapat masing-masing dua emas, perak dan perunggu sedang Filipina berada pada dua perak dan empat perunggu.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau