Ktt asean

Api Sempat Hebohkan Nusa Dua

Kompas.com - 17/11/2011, 16:25 WIB

NUSA DUA, KOMPAS.com- Api yang menjalar di meja konsumsi sempat menghebohkan sejumlah wartawan yang sedang rehat di depan ruang pers di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Kamis (17/11/2011). Beruntung tak lama kemudian, api kecil yang mulai membakar kain penutup meja berhasil dipadamkan.

Awalnya, kopi dalam termos alumunium habis. Seorang wartawan membantu wartawan lainnya menuangkan sisa kopi panas ke cangkir dengan cara memiringkan termos. Namun tungku kecil pemanas di bawah termos terguling, sehingga cairan spiritus pun tumpah ke kain penutup meja.

Cairan spiritus adalah bahan bakar pemanas teremos tersebut. Api kemudian menjalar ke kain penutup meja. Sejumlah wartawan dan seorang petugas hotel lantas berusaha memadamkan dengan menyiramkan kopi dan susu. Tak sampai lima menit, api padam.

Tak ada kerusakan selain kain penutup meja berwarna putih yang sedikit terbakar di satu sisinya. Menurut petugas hotel, peristiwa itu merupakan kejadian kedua selama Konferensi Tingkat Tinggi ke-19 ASEAN berlangsung.

BNDCC adalah salah satu gedung yang digunakan lokasi kegiatan KTT ASEAN. Kegiatan berlangsung 17-19 November. Meski demikian, sejak 16 November, sejumlah kegiatan terkait telah dilangsungkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau