Mata uang dunia

ECB Beli Obligasi Italia, Euro Menguat

Kompas.com - 18/11/2011, 08:21 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Euro menguat terhadap mata uang utama lainnya seiring dengan imbal hasil obligasi Italia turun. Berita ini membayangi kekhawatiran bahwa krisis utang Eropa semakin memburuk.

Dua sumber yang mengetahui perdagangan kepada Bloomberg menyebutkan, Bank Sentral Eropa (ECB) telah membeli lebih banyak obligasi Italia. Alhasil, euro berfluktuasi terhadap dollar AS dan yen. Sebelumnya euro sempat menguat dari titik terendah selama lima minggu.

"Ada kemungkinan ECB datang untuk kembali menyelamatkan, dan pasar memandang positif hal itu," ujar Lane Newman, Direktur Valuta Asing ING Groep NV, di New York, Kamis ( 17/11/2011 ) waktu setempat.

"Ini pasar yang telah berada dalam risiko jangka pendek, dan terlihat sedikit lelah," tambah Lane, mengacu pada sentimen terhadap aset berisiko.

Euro sempat melemah sebelumnya pada posisi nilai tukar 1, 3422 dollar AS. Pada penutupan perdagangan pukul 5 PM waktu New York, euro akhirnya hanya sedikit berubah menjadi 1, 3458 dollar AS.

Terhadap yen, euro diperdagangkan 103 ,62 yen. Sedangkan, dollar melemah 0,1 persen menjadi 76,98 yen.

Keuntungan mata uang yang diadopsi 17 negara Eropa ini hilang terhadap dollar AS seiring dengan indeks StandardPoor's 500 anjlok 1,7 persen dan indeks MSCI Dunia (MXWO) merosot 1,4 persen.

Ekuitas melanjutkan penurunan setelah Reuters menyebutkan, seorang pejabat euro mengatakan tidak ada rencana bantuan apapun untuk Italia dari European Financial Stability Facility. Indeks SP GSCI komoditi pun anjlok 2,9 persen.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau