Pelatih Vietnam Akui Indonesia Tim yang Kuat

Kompas.com - 18/11/2011, 19:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Vietnam U-23, Falko Gerd Gotz, berpendapat, Indonesia merupakan tim kuat. Oleh karena itu, Gotz meminta timnya untuk tetap waspada saat melawan Egi Melgiansyah dan kawan-kawan pada babak semifinal cabang sepak bola SEA Games XXVI, Sabtu (19/11/2011).

"Kita tidak bisa memilih lawan. Kami punya lawan yang kuat. Apalagi, stadion akan penuh besok. Jadi kami harus full konsentrasi," kata Gotz dalam jumpa pers jelang pertandingan di Hotel Sultan, Jumat (18/11/2011).

Selain memandang sebagai tim yang kuat, Gotz berpendapat Indonesia akan tampil sangat percaya diri karena mendapatkan dukungan penuh dari suporter fanatiknya.

"Kami tidak hanya melawan tim di lapangan. Kami juga akan melawan penonton. Kami menyadari lawan yang dihadapi adalah tim yang kuat sehingga kami butuh konsentrasi yang tinggi untuk bisa menang besok," ungkap pelatih asal Jerman itu.

Sadar dengan hal tersebut, Gotz meminta anak asuhnya tidak terlalu jumawa dengan keberhasilan mereka untuk lolos ke babak semifinal sebagai juara Grup B.

"Tapi semua sekarang dimulai dari nol. Tidak ada tim yang buruk di semi final. Semua tim sangat baik," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau