Kecelakaan cessna

Sinyal Darurat Tak Tertangkap Satelit

Kompas.com - 19/11/2011, 09:05 WIB

PURWAKARTA, KOMPAS.com — Sinyal darurat yang dipancarkan emergency locator transmitter (ELT) dari pesawat Cessna C 172-PK milik Nusa Flying International yang hilang kontak sejak Rabu (16/11/2011) tak tertangkap satelit. Oleh karena itu, keberadaannya sulit terdeteksi.

Ada dua kemungkinan yang diungkapkan Asisten Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas), Yopi Hariadi, terkait hal itu. Pertama, pesawat tidak dilengkapi ELT. Kedua, ELT yang digunakan pesawat itu memakai frekuensi lama yang digunakan sebelum tahun 2009, yakni 121,5.

"Setelah tahun 2009, ELT memakai frekuensi 406. Alat itu akan mengirim sinyal ke satelit yang kemudian diteruskan ke stasiun bumi di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. Nah, dalam kejadian kali ini, stasiun bumi tak menangkap sinyal itu," tambah Yopi.

Namun, lanjut Yopi, sinyal ELT dengan frekuensi 12,5 masih bisa dideteksi dengan menggunakan radio handy talky meski dalam jarak yang terbatas. Kemungkinan itu menguatkan hasil deteksi tim pencari dari Nusa Flying International (NFI) yang menangkap sinyal kuat di wilayah sekitar Gunung Burangrang di perbatasan Kabupaten Purwakarta dan Bandung Barat pada Kamis siang.

Tim NFI menangkap sinyal itu saat menyisir kawasan Gunung Burangrang dengan menggunakan helikopter. "Sinyalnya cukup kuat di daerah itu meski kondisi cuaca kurang bagus. Karenanya, kami fokuskan pencarian di sini," kata Zulkarnaen, Koordinator Tim NFI, di Pos Kampung Gunung Bhakti di Bojong, Kabupaten Purwakarta.

Sabtu (19/11/2011) ini, tim gabungan kembali menyisir lokasi di mana tim NFI menangkap sinyal itu. Beberapa kendala dihadapi tim, yakni kabut tebal yang turun selepas pukul 10.00, hujan dan mendung, serta kondisi geografi hutan di kawasan Gunung Burangrang yang memiliki ketinggian 2.064 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau