Penggemar Pilih "Rebelle" untuk Nama Parfum Kedua Rihanna

Kompas.com - 19/11/2011, 10:30 WIB

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Sesudah meminta para penggemarnya memilih nama untuk parfum keduanya melalui sebuah jajak pendapat di internet, Rihanna (23) akhirnya memutuskan untuk menamai parfum itu Rebelle.

Dalam jajak pendapat tersebut, Rebelle berhasil mengumpulkan 65 suara dari para penggemar Rihanna yang memilih. Rebelle akan dijual mulai Desember 2011.

Fred Purches, bos Parlux Fragrances Inc, yang bekerja sama dengan Rihanna untuk mengeluarkan parfum-parfum, mengatakan bahwa perusahaan tersebut bareng Rihanna juga sedang berencana meluncurkan parfum lelaki.

Sebelum ini, masih dalam tahun ini juga, Rihanna telah meluncurkan parfum pertamanya, Reb'l Fleur. Diungkapkan oleh Rihanna, Reb'l Fleur berasal dari nama panggilannya, yang diberikan oleh ibunya, ketika ia masih tinggal di Barbados dan baru beranjak dewasa. Rihanna menggambarkan Reb'l Fleur, "Bagai sepatu berhak tinggi dengan gaun pendek yang menggoda." Ia mengungkapkan pula, ia memiliki tato nama tersebut.     

Pencetak hit "We Found Love" ini memadukan aneka parfum yang sudah ada untuk mencipta parfumnya sendiri dan mengatakan bahwa ia ingin parfumnya mencerminkan Barbados, kampung halamannya, selain New York dan Los Angeles, kota-kota kehidupannya di luar Barbados.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau