Dollhouse Shoes by Marissa Nasution

Kompas.com - 19/11/2011, 14:57 WIB

KOMPAS.com - Perempuan dan sepatu memang sudah tak dapat dipisahkan. Selain menawarkan beragam gaya yang unik, sepatu juga dapat mencerminkan kepribadian si penggunanya. Berbekal kecintaan terhadap sepatu inilah, Marissa Nasution mencoba untuk mendesain sendiri sepatu yang akan dikenakannya.

Awalnya mantan VJ MTV ini merancang sepatu sekadar untuk menyalurkan hobinya. Namun rancangannya yang unik dan punya style tersendiri membuat banyak orang menjadi tertarik untuk memilikinya. Koleksi sepatu itu lantas dijualnya di butik online bernama Dollhouse. Jaringan pergaulannya yang luas jelas membuka peluang yang lebih lebar untuk memasarkan koleksi sepatunya ini.

Ciri khas koleksi Dollhouse adalah pada hak sepatunya yang setinggi 5 cm, sesuai kesukaannya pada sepatu berhak tinggi. "Saya suka sekali dengan sepatu tinggi baik dengan hak yang runcing maupun wedges," ungkap Marissa kepada Kompas Female, menjelang show perdananya bersama Michelle Worth di Jakarta Fashion Week 2012, yang berlangsung di Fashion Tent, Pasific Place, Jakarta, Kamis (17/11/2011) lalu.

Meski tak menargetkan usia tertentu untuk menggunakan sepatu buatannya, gaya anak muda yang stylish dan modern bisa terlihat dalam semua koleksi Dollhouse, mulai dari boots, high heels, wedges, sampai ankle boots yang unik. "Warna yang saya gunakan kebanyakan warna-warna terang yang mencolok seperti hijau terang, emas, shocking pink, merah, sampai metalik, agar terlihat lebih glamor," terangnya.

Untuk mendapatkan inspirasi saat mendesain sepatu, Marissa memilih untuk mengamati tren yang berlaku, dan mengkreasikannya sesuai gayanya sendiri. "Saya suka sekali dengan gaya sepatu yang mewah, glamor, simpel, dan eye catching," ungkapnya. Ia tak menutup kemungkinan ada pelanggan yang mengajukan permintaan khusus mengenai desain sepatu, dan ia berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi permintaan tersebut selama masih dapat mempertahankan gaya asli Dollhouse.

Meskipun berhak tinggi, sepatu Dollhouse tetap mengutamakan kenyamanan saat dipakai. Untuk mendapat kenyamanan tersebut, tanpa meninggalkan kualitas dari sepatunya sendiri, Marissa memilih untuk menggunakan bahan kulit yang awet dan berkualitas baik. Untuk kualitas dan kenyamana tersebut, Marissa menganggap layak jika koleksinya ini ditawarkan mulai dari harga Rp 700.000 sampai jutaan rupiah.

Dengan segudang kesibukan sebagai artis dan bintang iklan, Marissa mengaku masih memiliki keterbatasan waktu untuk mendesain sepatu-sepatunya ini. Tak heran sampai saat ini, Marissa hanya menjual sepatu-sepatunya ini di butik online-nya. Namun ia tak menampik keuntungan khusus dengan menjual produk Dollhouse secara online.

"Banyak orang luar negeri yang tertarik dengan koleksi saya, dan sampai sekarang koleksi saya sudah dipasarkan juga di Belanda dan Jerman," akunya.

Ajang pekan mode Jakarta menjadi peluang bagi Marissa untuk memperkenalkan koleksi sepatunya secara resmi. Dengan mengikuti ajang ini, Marissa berharap agar karya-karyanya semakin dikenal masyarakat luas. Ia mengaku tak tertarik untuk mendesain baju. "Saya sadar saya tidak berbakat di desain baju, jadi saya sudah cukup puas untuk mendesain sepatu saja, sesuai kemampuan saya," pungkasnya.

Ingin melihat galeri foto Jakarta Fashion Week 2012? Klik di sini:
Koleksi Oscar Lawalata dan Justin Smith, The Culture Incarnation
Koleksi Shafira
Koleksi Biyan Wanaatmadja
Koleksi Danar Hadi
Koleksi para selebriti di sesi Grazia Glitz & Glam
Koleksi desainer ASEAN Ashley Isham, Bernard Chandran, Tube Gallery
Koleksi Blaire by Angie Blaire

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau