DENPASAR, KOMPAS.com — Aktivitas Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali, saat ini dihentikan sementara, Sabtu (19/11/2011). Hal ini terkait keberangkatan Presiden AS Barack Obama melalui Bandara Ngurah Rai seusai menghadiri KTT ASEAN.
Pengamanan di bandara sangat ketat, terutama di apron tempat pesawat kepresidenan Air Force One diparkir. Personel TNI AU terlihat menyebar di sepanjang apron mulai dari terminal penumpang hingga kawasan kargo.
Beberapa anggota Secret Service (SS) pengawal Obama juga berjaga di sejumlah titik. Tim penembak jitu SS dan Den Bravo Paskhas TNI AU juga tampak siaga dengan teropong dan senjata.
Dampak penghentian aktivitas ini membuat jadwal penerbangan terganggu. Pesawat Garuda GA 653 Jayapura-Jakarta yang transit di Denpasar juga terganggu jadwalnya. Jadwal transit yang diumumkan sekitar 40 menit hingga sekitar satu jam masih belum jelas.
Sejumlah penumpang transit kecewa setelah rencana mereka turun gagal karena disuruh kembali masuk ke pesawat oleh personel TNI AU yang berjaga. "Kalau sudah begini bisa lama kita menunggu, bisa-bisa sampai sore baru lancar lagi," ujar Chaerul, penumpang GA 653.
Pantuan Kompas yang sudah lebih dari satu jam menunggu transit pesawat, belum ada tanda-tanda rombongan Obama datang. Padahal, di apron telah terlihat anggota SS dan TNI AU yang bersiaga penuh.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang