DEPOK, KOMPAS.com- Semakin banyak pengusaha properti yang mengembangkan usahanya di kawasan Jalan Margonda, Depok dan sekitarnya. Saat ini paling tidak ada delapan hunian vertikal yang telah, sedang, dan akan dibangun. Hunian tersebut berbentuk apartemen, hotel, dan rumah susun.
Meski sebagian besar belum selesai pembangunannya, peminat hunian vertikal sudah tinggi. Hal ini dibuktikan dengan transaksi pembelian hunian ketika proyek baru berjalan.
"Penjualan hunian ini di luar prediksi kami. Semula kami memperkirakan baru dapat menjual 150 unit hunian, namun penjualan sekarang sudah mencapai 200 unit hunian. Padahal kami belum grand launching. Kami baru melakukan ground breaking," kata Renny Soviahani, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Adhi Realty yang juga pengembang apartemen Taman Melati, Minggu (20/11/2011).
Apartemen Taman Melati terletak kurang 100 meter dari area Kampus Universitas Indonesia (UI) di Depok. Selain untuk hunian, pengelola apartemen ini juga menyediakan tempat perkantoran dan perniagaan.
Dia melihat, pasar hunian vertikal di kawasan Margonda sangat tinggi. Dari seluruh konsumen yang telah membeli, mereka terbagi dua, membeli untuk investasi dan membeli untuk kepentingan keluarganya. "Kebetulan lokasi kami berdekatan dengan kampus," katanya.
Lantaran ramainya peminat hunian tersebut, Renny mengatakan akan membangun menara kedua (tower II). Saat ini pihak Adhi Realty sedang mengurus perizinan terkait dengan pembangunan menara kedua tersebut.
"Kami ingin menangkap pasar, kebutuhan mahasiswa untuk tinggal di hunian vertikal sangat tinggi. Mereka tidak saja dari dalam negeri, melainkan juga mahasiswa asing yang belajar di UI," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang