Cegah Iritasi Akibat Menyusui

Kompas.com - 22/11/2011, 08:52 WIB

KOMPAS.com - Bagi perempuan yang baru melahirkan, menyusui seringkali menjadi masalah yang sering dihadapi.  Para ibu baru biasanya khawatir apakah bayi mereka sudah mendapatkan cukup ASI atau belum. Kekhawatiran ini terutama disebabkan karena adanya perubahan pada payudara. Kekhawatiran yang terlalu berlebihan ini tak jarang malah membuat para ibu kurang memperhatikan masalah payudara mereka sendiri. Akibatnya justru muncul masalah seperti iritasi, bengkak, atau infeksi.

Untuk mengatasi masalah menyusui, lakukan beberapa tip berikut:
1. Hal yang paling penting ketika menyusui adalah menjaga kadar cairan dalam tubuh. Asupan cairan dari air yang cukup akan mencegah infeksi payudara.

2. Jika Anda mengalami iritasi, coba gunakan bantalan payudara berbentuk gel pada bra. Jika tak memilikinya, gunakan daun kol dingin dan masukkan ke dalam bra. Namun jangan biarkan daun kol terlalu lama di dalam bra, karena bisa berefek pada keringnya suplai ASI.
 
3. Jika terasa sakit, cobalah untuk memijat payudara Anda. Untuk hasil terbaik, pijat payudara Anda sambil membungkuk sedikit.

4. Tambahkan bawang putih, atau gunakan minyak oregano dalam masakan yang Anda makan. Keduanya memiliki kandungan antibiotik yang bisa meringankan gejala iritasi pada payudara, sekaligus membunuh sel kanker.

5. Konsumsi banyak vitamin, terutama vitamin C dan asam lemak esensial untuk menu makanan sehari-hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau