3 Kreasi Warna dan Gaya Rambut Koleksi 2011-2012

Kompas.com - 22/11/2011, 22:19 WIB

KOMPAS.com - Menandai 10 tahun dedikasi L'Oreal pada industri kecantikan rambut Indonesia, L'Oreal Professionnel mengenalkan Autumn Winter Collection 2011/2012 bertema "Beaute Originelle". Melalui tiga Hairdresser Ambassadors, L'Oreal Professionnel memberikan pilihan sekaligus inspirasi kreasi warna dan gaya rambut untuk berbagai tipe perempuan Indonesia.

Penata rambut andal dan praktisi kecantikan Indonesia, Andy Lie dari Lie Salon Medan, Arie Hidayat dan Bambang Harryono dari Arie & Harry Salon Bridal Surabaya dan Bali, serta Irwan Rovani Doke dari Irwan Team Hair Design Jakarta, menciptakan tiga pilihan kreasi warna dan gaya rambut yang berbeda, mengacu pada satu tema utama, original beauty.

Dua sisi dalam diri perempuan, pure dan wild, dihadirkan dalam tiga kreasi warna dan gaya rambut dari L'Oreal: Time Master kreasi Andy Lie, Guardian of Light kreasi Arie Hidayat dan Bambang Harryono, dan I Am A Legend kreasi Irwan Rovani Doke.

Koleksi Time Master
Andy Lie, penata rambut yang berkiprah sejak 1985 dipercaya L'Oreal menghadirkan inspirasi kreasi warna dan gaya rambut untuk memperkaya Autumn Winter Collection 2011/2012 L'Oreal Professionnel.

Menggunakan warna dasar mahogany brown, dipadukan highlight copper blonde, kreasi ini cocok untuk perempuan Indonesia berkulit sawo matang, berjiwa modern, dan aktif. Pewarnaan rambut ini diaplikasikan pada potongan rambut gaya bob klasik.

Sementara untuk styling, sisi pure perempuan pada kreasi Time Master ini diaplikasikan dengan rambut bergelombang besar alami, menunjukkan kesan sederhana namun elegan. Sedangkan sisi liar perempuan untuk gaya ini ditampilkan dengan rambut yang dibuat ikal keriting yang kuat, dibuat sedikit acak memberikan kesan seksi elegan.

Koleksi Guardian of Light
Arie Hidayat dan Bambang Haryono, pemilik Arie & Harry Salon Bridal Surabaya dan Bali ini punya pilihan lainnya. Nuansa rambut berwarna coklat kemerahan tepat diaplikasikan pada tipe perempuan Indonesia dengan wajah oriental.

"Masa kecil saya di pesisir pantai utara, dengan kebanyakan masyarakat Tionghoa bermukim di sana, para pembatik dan nelayan, menjadi sumber inspirasinya. Para perempuan memiliki penataan rambut yang simpel dengan gaya bob. Saya menciptakan gaya yang saya sebut BU2 (bob ubur-ubur) terinspirasi dari ubur-ubur laut," kata Arie saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (22/11/2011).

Model potongan untuk teknik pewarnaan ini lebih sederhana dengan fokus pada enam area, tanpa pengangkatan, garis yang tegas pada potongan poni di dahi, dengan gaya bob yang tegas. Kreasi versi pure dengan rambut bob edgy yang ditata rapi dan berkilau ini memberikan tampilan lebih alami. Sementara, untuk versi wild, rambut bob asimetris yang ditata naik ke atas memberikan kesan liar tapi tetap elegan. Kali ini, Arie terinspirasi dari burung merak liar.

"Ada unsur drama dengan menambahkan hair extension untuk versi wild," tambahnya.

Koleksi I Am A Legend
Irwan Rovani Doke menciptakan kreasi ini dengan menggunakan warna dasar dark golden blonde, dipadukan highlight very light copper blonde. Kombinasi warna ini ditujukan untuk perempuan Indonesia berwajah kaukasia dengan kulit cenderung lebih cerah.

Aplikasi pewarnaan rambut kreasi pemilik salon Irwan Team Hair Design Jakarta ini lebih tepat untuk potongan rambut teknik round layer flat dan convex. Soal styling, untuk versi pure, rambut ditata keriting alami dengan curling foam dan hot diffuser.

Lalu untuk versi wild, gaya rambut lurus dengan aksen atas menggunakan hair extension yang dikepang dan diselipkan di kanan dan di kiri menunjukkan aura perempuan yang memesona. Irwan mengaplikasikan pelurusan rambut untuk gaya ini dengan menggunakan smoothing serum. Mengenai aksen atas pada gaya rambut wild, Irwan memberikan pewarnaan gold, copper, ash.

"Gaya dan kreasi warna rambut ini terinspirasi dari warna matahari terbit hingga tenggelam, dengan pewarnaan dark blonde dan light blonde juga copper blonde sebagai reflection-nya," tutur Irwan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau