Pendidikan kejuruan

SMK Ditantang Tingkatkan Mutu

Kompas.com - 23/11/2011, 11:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK ke-19 tahun 2011 merupakan bagian dari upaya untuk terus meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan menengah kejuruan (SMK). Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan generasi yang mampu merebut kesempatan memasuki dunia kerja atau dunia wirausaha.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad mengatakan, kesempatan memasuki dunia kerja atau berwirausaha sangat dipengaruhi oleh perubahan yang ditawarkan oleh perkembangan ekonomi yang saat ini didominasi oleh ekonomi yang berbasis pengetahuan, yaitu era ekonomi kreatif. Pada akhirnya akan menciptakan industri kreatif yang mengandalkan keunggulan budaya, seni, dan inovasi teknologi.

“Dunia pendidikan menengah kejuruan ditantang untuk dapat meningkatkan mutu dan relevansinya, agar dapat menghasilkan lulusan dengan profil ketenagakerjaan yang selaras dengan perkembangan era ekonomi kreatif,"  kata Hamid, dalam pembukaan LKS SMK ke-19 tingkat nasional, di Areal Parkir Timur Senayan, Jakarta, Selasa, (22/11/2011).

Untuk itu, kata dia, pemerintah menetapkan tujuan yang ingin dicapai dari pendidikan menengah kejuruan dalam konteks ekonomi. Caranya, dengan mempersiapkan siswa memeroleh penghasilan yang layak untuk kesejahteraan kehidupannya.
 
Menurutnya, tamatan SMK harus memiliki kemampuan untuk ikut menggerakkan ekonomi kreatif, atau industri kreatif. Sehingga, siswa SMK harus dibekali dengan berbagai kecakapan, seperti inovasi, kreatifitas, kapabilitas teknologi, serta seni dan budaya.

"Inilah karakter para siswa SMK yang harus kita tanamkan betul dan dibentuk, seiring dengan penanaman nilai-nilai kerja keras, menyukai tantangan dan kompetensi yang sehat, mandiri, bertanggungjawab, santun, dan cinta tanah air," ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap LKS SMK dapat dijadikan sarana untuk berkompetisi, sarana untuk memajukan SMK, dan sarana untuk menanamkan karakter.

“Kita juga berharap LKS SMK ini dapat memacu dan meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran sebagai pengejawantahan dari program strategis peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan SMK sebagai penggerak ekonomi kreatif bangsa,” kata Hamid.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau