JAKARTA, KOMPAS.com - Kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK ke-19 tahun 2011 merupakan bagian dari upaya untuk terus meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan menengah kejuruan (SMK). Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan generasi yang mampu merebut kesempatan memasuki dunia kerja atau dunia wirausaha.
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad mengatakan, kesempatan memasuki dunia kerja atau berwirausaha sangat dipengaruhi oleh perubahan yang ditawarkan oleh perkembangan ekonomi yang saat ini didominasi oleh ekonomi yang berbasis pengetahuan, yaitu era ekonomi kreatif. Pada akhirnya akan menciptakan industri kreatif yang mengandalkan keunggulan budaya, seni, dan inovasi teknologi.
“Dunia pendidikan menengah kejuruan ditantang untuk dapat meningkatkan mutu dan relevansinya, agar dapat menghasilkan lulusan dengan profil ketenagakerjaan yang selaras dengan perkembangan era ekonomi kreatif," kata Hamid, dalam pembukaan LKS SMK ke-19 tingkat nasional, di Areal Parkir Timur Senayan, Jakarta, Selasa, (22/11/2011).
Untuk itu, kata dia, pemerintah menetapkan tujuan yang ingin dicapai dari pendidikan menengah kejuruan dalam konteks ekonomi. Caranya, dengan mempersiapkan siswa memeroleh penghasilan yang layak untuk kesejahteraan kehidupannya.
Menurutnya, tamatan SMK harus memiliki kemampuan untuk ikut menggerakkan ekonomi kreatif, atau industri kreatif. Sehingga, siswa SMK harus dibekali dengan berbagai kecakapan, seperti inovasi, kreatifitas, kapabilitas teknologi, serta seni dan budaya.
"Inilah karakter para siswa SMK yang harus kita tanamkan betul dan dibentuk, seiring dengan penanaman nilai-nilai kerja keras, menyukai tantangan dan kompetensi yang sehat, mandiri, bertanggungjawab, santun, dan cinta tanah air," ujarnya.
Oleh karena itu, ia berharap LKS SMK dapat dijadikan sarana untuk berkompetisi, sarana untuk memajukan SMK, dan sarana untuk menanamkan karakter.
“Kita juga berharap LKS SMK ini dapat memacu dan meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran sebagai pengejawantahan dari program strategis peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan SMK sebagai penggerak ekonomi kreatif bangsa,” kata Hamid.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang