Ranking fifa

Peringkat Indonesia Melorot Lagi, Ke-144 dari 208 Negara

Kompas.com - 23/11/2011, 18:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Peringkat Indonesia melorot terus dalam pemeringkatan terbaru yang dirilis FIFA, Rabu (23/11/2011) siang. Dari peringkat ke-140 per 19 Oktober lalu, kini posisi Indonesia melorot ke peringkat ke-144 dari 208 negara atau turun empat tingkat.

Peringkat Indonesia itu masih jauh di bawah negara-negara pesaing lainnya di Asia Tenggara, seperti Thailand (ke-132) dan Vietnam (ke-134), tetapi lebih tinggi dibanding posisi Singapura (ke-152) dan juara ASEAN, Malaysia (ke-155).

Dalam sebulan terakhir, Indonesia tidak mendapatkan poin dari dua penampilan timnas senior dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 2014 setelah kalah 0-4 di Qatar dan kalah 1-4 saat menjamu Iran.

Hanya penampilan timnas senior pada laga internasional berstatus "A" yang diperhitungkan dalam penilaian untuk menyusun pemeringkatan FIFA. Di luar laga tersebut, termasuk penampilan timnas yunior seperti di ajang SEA Games, tidak masuk penilaian.

Pemeringkatan negara-negara pesaing Indonesia di Asia Tenggara, kecuali Vietnam, juga melorot dari posisi sebelumnya. Thailand, misalnya, anjlok 18 tingkat dari posisi ke-114 menjadi ke-132. Singapura anjlok 13 tingkat, dari ke-133 menjadi ke-152. Begitu juga dengan Malaysia, yang turun empat tingkat, dari ke-151 menjadi ke-155.

Dalam pemeringkatan FIFA terbaru ini, Spanyol masih teratas, disusul Belanda, Jerman, Uruguay, Inggris, dan Brasil.

Untuk level Asia, peringkat tertinggi ditempati Jepang (ke-19), disusul Australia (ke-22), Korea Selatan (ke-32), Iran (ke-45), dan China (ke-72). Pemeringkatan FIFA selengkapnya bisa dilihat di situs resmi FIFA (http://www.fifa.com/worldranking/rankingtable/index.html).

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau