26 Mayat Dibuang di Jalan Raya

Kompas.com - 25/11/2011, 07:09 WIB

GUADELAJARA, KOMPAS.com — Sebanyak 26 mayat lelaki ditemukan di tiga kendaraan yang diparkir tak jauh dari sebuah perempatan sibuk di Guadelajara, kota terbesar kedua Meksiko.

Temuan mengerikan itu terjadi menjelang digelarnya pameran buku internasional di ibu kota negara bagian Jalisco itu. "Ditemukan total 26 mayat, semuanya lelaki dan berusia antara 25 sampai 35 tahun," jelas Fernando Guzman, pejabat tinggi negara bagian Jalisco, Kamis (24/11/2011).

Sebagian besar korban tewas akibat dicekik dan tubuh mereka bertulisan Milenio dan Zetas, dua geng narkoba Meksiko.

Zetas adalah geng narkoba yang didirikan oleh sekelompok mantan tentara yang beralih profesi menjadi pembunuh bayaran. Geng ini dituduh mendalangi berbagai kejahatan seperti pemerasan, penculikan, dan pembunuhan yang kian meningkat di negara itu.

Sementara itu, Milenio adalah geng yang beroperasi di Jalisco. Laporan sejumlah media menyebut Milenio dan Zetas kini bergabung.

Jalisco dikenal sebagai markas kartel Sinaloa pimpinan gembong narkoba Joaqin "El Chapo" Gusman. Tingkat kekerasan terkait narkoba di negara bagian itu terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Gubernur Jalisco, Emilio Gonzales, menyatakan melalui akun Twitter-nya bahwa dia "sangat marah" atas temuan mayat-mayat itu dan memerintahkan pernyelidikan segera.

Pembuangan mayat dalam jumlah banyak di jalan raya yang sibuk itu meniru kejadian pada September lalu. Ketika itu 35 tubuh tak bernyawa ditemukan di dalam dua truk yang diparkir begitu saja di bawah jalan layang di kota pelabuhan Veracruz.

Pihak berwenang menduga pembunuhan mengerikan itu berkaitan dengan geng Sinaloa yang juga menyebut diri mereka "Pembunuh Zetas".

Ketiga mobil boks berisi mayat itu diparkir tak jauh dari convention hall tempat diselenggarakannya Pameran Buku Internasional Guadelajara, salah satu event paling penting bagi negara-negara berbahasa Spanyol. Pameran yang akan dibuka akhir pekan ini bakal dihadiri sejumlah penulis kondang, termasuk penerima Hadiah Nobel Sastra Mario Vargas Llosa dan Herta Muller.

Sehari sebelumnya terjadi peristiwa serupa. Sebanyak 17 mayat yang hangus ditemukan di dua kendaraan di Culiacan, negara bagian Sinaloa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau