Istri Chris John Akan Nyanyikan "Indonesia Raya"

Kompas.com - 25/11/2011, 15:27 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Istri petinju Chris John, Anna Maria Megawati, akan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya menjelang pertarungan antara suaminya melawan petinju Ukraina, Stanyslav Merdov, di Challenge Stadium MT Claremont, Perth, Australia Barat, Rabu (30/11/2011).

Anna mengatakan, ini merupakan pengalaman pertamanya bernyanyi di luar negeri, apalagi yang dibawakan adalah lagu kebangsaan Indonesia. "Saya setiap hari juga latihan agar pada saatnya bisa berjalan dengan lancar dan baik," katanya kepada Antara, Jumat (25/11/2011).

Menurut Anna, ada perbedaan antara menyanyi di panggung terbuka dan tertutup, apalagi yang dinyanyikannya adalah lagu kebangsaan. "Saya harus berlatih agar bisa tampil maksimal pada saatnya nanti," ujarnya.

Untuk menjaga penampilannya, mantan atlet wushu Jawa Tengah tersebut melakukan diet dengan cara berolahraga, bukan dengan mengurangi makanan. Setiap hari Anna selalu berlari di lapangan Mugas Tri Lomba Juang, Semarang. Cara ini berhasil menurunkan berat tubuhnya dari 48 kilogram menjadi 45 kilogram.

Dalam penampilannya nanti, ibu dari Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani tersebut akan mengenakan pakaian khas Indonesia, yakni kain songket Kalimantan yang dibikin seperti gaun. "Pokoknya Indonesia bangetlah," katanya.

Anna merasa beruntung bisa membawakan lagu Indonesia Raya dan mendampingi suaminya bertarung untuk mempertahankan gelar yang ke-15 kali tersebut. Sejak suaminya menjadi juara dunia tinju kelas bulu WBA, Anna baru sekali mendampingi suaminya bertanding, yakni ketika Chris John bertarung melawan petinju tuan rumah, Rocky Juarez, di Las Vegas, Amerika Serikat.

"Saya hanya berharap suaminya bisa pulang membawa kembali gelar juara dunia ke Tanah Air," kata Anna akan bertolak ke Australia pada Sabtu (26/11/2011) pagi.

Pertarungan Chris John melawan Stanyslav Merdov digelar sebagai partai tambahan, sedangkan partai utamanya adalah Danny Green (Australia) melawan Krzysztof Wlodarczyk (Polandia) di kelas penjelajah. Partai tambahan lain akan mempertemukan petinju asal Kalimantan Barat, Daud Yordan, melawan petinju Amerika Serikat, Frankie Archuleta.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau