SEMARANG, KOMPAS.com - Menyusul ditetapkannya Sumartono, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Semarang, sebagai tersangka oleh KPK, Partai Demokrat Jawa Tengah menurunkan tim untuk menginvestigasi kasus itu.
Sekretaris DPD Partai Demokrat Jateng, Dani Sriyanto, Jumat (25/11/2011), di Semarang, menyatakan, Sumartono adalah kader senior dan termasuk pendiri Partai Demokrat di Jateng. Namun perilakunya yang menyebabkan dia ditangkap KPK sangat memprihatinkan. "Kami turunkan tim untuk mengusutnya," ujar Dani Sriyanto.
DPD Partai Demokrat juga melaporkan kasus Sumartono ke Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat di Jakarta. Kasus penangkapan Sumartono, tentu saja dinilai akan mempengaruhi kinerja anggota lain. Di DPRD Kota Semarang, Partai Demokrat Kota Semarang menempatkan 16 anggotanya.
Dani Sriyanto mengatakan, pengusutan itu untuk memperjelas apakah Sumartono bertindak sebagai ketua fraksi atau anggota badan anggaran. Kasus ini menunjukkan, kader partai mestinya tidak boleh larut dengan perbuatan tidak terpuji oleh kader partai politik lain.
Sumartono ditangkap KPK bersama Agung PS, anggota Fraksi Parta Amanat Nasional (PAN), serta Sekretaris Daerah Jateng, Akhmad Zaenuri, setelah tertangkap basah dalam praktik suap untuk memuluskan proses persetujuan pembahasan RAPBD Kota Semarang 2012.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang