Pendidikan

TNI Jadi Guru Sukarelawan Di Pedalaman

Kompas.com - 26/11/2011, 14:38 WIB

MERAUKE, KOMPAS.com - Gara-gara minimnya jumlah tenaga guru yang mengajar di sekolah-sekolah di daerah pedalaman Merauke, Papua, anggota TNI membantu menjadi guru sukarelawan di SD maupun di SMP. Mereka mengajar membaca dan menulis, juga Pendidikan Kewarganegaraan dan pendidikan jasmani.

Di SD YPPK St Fransiskus Xaverius Yanggandur, Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Merauke, ada tiga anggo ta TNI dari Satuan Tugas Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti, Pekanbaru, yang bertugas di Pos Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Indonesia-Papua Nuigini, di Yanggandur, menjadi tenaga guru sukarelawan.

Di SMP Negeri Persiapan Yanggandur ada seorang anggota TNI yang juga dari Satgas Yonif 132/Bima Sakti menjadi guru sukarelawan mengajar PPKN, Pendidikan Jasmani, dan muatan lokal pertanian.

Siswa-siswa SD YPPK St Fransiskus Xaverius Yanggandur maupun SMPN Persiapan Yanggandur menganggap para tentara itu sebagai guru mereka. "Saya mendapat tugas mengajar kelas tiga," ungkap Prajurit Satu Novan.

Novan mengaku mengajar siswa SD gampang-gampang susah. Tantangan dihadapi bila ada siswa yang belum bisa membaca. Mereka hampir setahun ini bertugas di Yanggandur. Tidak heran bila sudah saling kenal baik dengan para siswa. Namun para anggota TNI tersebut akhir November ini akan ditarik ke kesatuannya dan digantikan pasukan baru.

Kampung Yanggandur berada di dalam kawasan Taman Nasional Wasur, Merauke, berjarak 63 kilometer dari kota Merauke. Untuk mencapai Yanggandur tidak mudah. Dari jalan Trans-Papua yang membelah TN Wasur, harus masuk ke dalam hutan melalui jalan tanah. Pada musim hujan jalan tanah berubah jadi berlumpur licin.

Para guru mengaku sangat terbantu dengan keberadaan anggota TNI yang menjadi sukarewalan. "Kalau tidak ada bapak tentara ini tidak tahu siapa yang membantu mengajar," kata Theresia Agnesia Maturbongs, guru SMPN persiapan Yanggandur. Di SMP ini hanya ada seorang guru dan seorang kepala sekolah merangkap guru.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau