PEKANBARU, KOMPAS.com — Banjir bandang menyebabkan sebuah dam di Desa Subayang Jaya, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (26/11/2011) malam, hancur.
Warga Subayang Jaya, Arif, menjelaskan, air bah juga menyebabkan 4.000 meter pipa air bersih pecah, 5 ton getah karet hanyut, dan enam rumah dikhawatirkan longsor bila hujan terus mengguyur.
Selain itu, 4.000 batang bibit karet yang siap tanam juga ludes tersapu air bah, kebun karet seluas 5 hektar rusak, satu rumah rusak berat, dan lima sampan hanyut.
Banjir juga menggenangi sembilan desa lainnya, yakni Desa Aur Kuning, Desa Gajah Bertalut, Desa Batu Sanggan, Tanjung Beringin, Muara Bi, Pengakalan Serai, Terusan, Tanjung Belit, dan Desa Tanjung Belit Selatan, meski kerusakan yang ditimbulkan belum dilaporkan.
Di Desa Batu Sanggan, perpustakaan tersapu lumpur, sedangkan warga selalu waswas dan siaga kalau-kalau banjir bandang datang lagi.
"Saat ini warga ada yang mengungsi dan mencari tempat dataran yang lebih tinggi," kata Dodi, ketua organisasi pemuda di Desa Batu Danggan.
Kerugian yang ditimbulkan akibat bencana banjir itu ditaksir mencapai miliaran rupiah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang