Banjir Bandang di Riau Hancurkan Dam

Kompas.com - 27/11/2011, 02:38 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com — Banjir bandang menyebabkan sebuah dam di Desa Subayang Jaya, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (26/11/2011) malam, hancur.

Warga Subayang Jaya, Arif, menjelaskan, air bah juga menyebabkan 4.000 meter pipa air bersih pecah, 5 ton getah karet hanyut, dan enam rumah dikhawatirkan longsor bila hujan terus mengguyur.

Selain itu, 4.000 batang bibit karet yang siap tanam juga ludes tersapu air bah, kebun karet seluas 5 hektar rusak, satu rumah rusak berat, dan lima sampan hanyut.

Banjir juga menggenangi sembilan desa lainnya, yakni Desa Aur Kuning, Desa Gajah Bertalut, Desa Batu Sanggan, Tanjung Beringin, Muara Bi, Pengakalan Serai, Terusan, Tanjung Belit, dan Desa Tanjung Belit Selatan, meski kerusakan yang ditimbulkan belum dilaporkan.

Di Desa Batu Sanggan, perpustakaan tersapu lumpur, sedangkan warga selalu waswas dan siaga kalau-kalau banjir bandang datang lagi.

"Saat ini warga ada yang mengungsi dan mencari tempat dataran yang lebih tinggi," kata Dodi, ketua organisasi pemuda di Desa Batu Danggan.

Kerugian yang ditimbulkan akibat bencana banjir itu ditaksir mencapai miliaran rupiah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau