JAKARTA, KOMPAS.com — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta pemerintah segera menyiapkan penghubung atau transportasi alternatif yang menghubungkan Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kukar Seberang.
"Kami prihatin atas jatuhnya korban jiwa. Masalah nyawa ini jauh lebih penting sebenarnya. Namun, kita juga berharap pemerintah daerah segera bergerak dan menyiapkan transportasi alternatif supaya masyarakat dan dunia usaha di Kukar tidak terlalu merugi dengan putusnya transportasi darat di sana," tutur Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Raja Sapta Oktohari, Minggu (27/11/2011).
Hipmi mendesak agar segera dilakukan investigasi penyebab runtuhnya jembatan tersebut dan diumumkan secara terbuka kepada publik sebab-musababnya. "Kita perlu tahu apa penyebabnya agar menjadi pembelajaran semua pihak bahwa membangun infrastruktur dan sarana publik itu harus lebih serius," kata Raja Sapta.
Sekretaris Jenderal BPP Hipmi Harry Warganegara berharap agar runtuhnya jembatan Kukar tidak mengurangi minat investor untuk datang berinvestasi ke daerah. "Harapan kita begitu, agar ini tidak berkembang ke arah penurunan minat investasi ke daerah sebab munculnya musibah ini," papar Harry.
Itu sebabnya, Hipmi mendorong agar penghubung alternatif segera disiapkan dan bila perlu segera dibuat perencanaan baru secepatnya pembangunan jembatan pengganti yang lebih meyakinkan dari sebelumnya. "Dengan begitu, investor melihat keseriusan kita dan dampak bagi pertumbuhan ekonomi setempat," kata Harry.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang