Klub-klub Liga Amatir Boleh Pakai APBD

Kompas.com - 27/11/2011, 18:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Klub-klub peserta liga amatir yang digagas oleh PSSI diperbolehkan menggunakan dana dari pemerintah daerah.

Direktur Kompetisi Liga Amatir PSSI Jerry Waleleng, Minggu (27/11/2011) mengatakan, klub-klub Divisi I hingga Divisi III tersebut diperkenankan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Hal ini tidak diberlakukan bagi tim profesional yang mengikuti liga super maupun liga divisi utama PSSI.

"Sesuai regulasi, klub amatir masih boleh menggunakan APBD yang selama ini mayoritas digunakan klub di tanah air," kata Jerry, Minggu di Jakarta.

Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi Saleh Ismail Mukadar mengingatkan kepada semua klub amatir agar berhati-hati dalam menggunakan dana APBD. Hal ini dikarenakan pemerintah akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap penggunaan uang rakyat tersebut untuk sepak bola.

"Jadi jangan sampai saudara-saudara terlena menggunakan dana APBD. Sebab, sama saja menggantungkan leher anda di tangan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Silakan saja pakai APBD karena memang regulasinya membolehkan, tapi digunakan sesuai peruntukannya," kata Saleh.

Menurut Saleh, dalam rangka meminimalisasi kecurangan dalam pelaksanaan kompetisi di Liga Amatir, PSSI akan menanggung semua biaya perangkat pertandingan. Biaya perangkat pertandingan ini mencakup biaya wasit, asisten wasit, dan wasit cadangan, serta pengawas pertandingan dan inspektur wasit.

"Biaya perangkat pertandingan memang cukup besar, bisa di kisaran belasan miliar rupiah. Tapi ini merupakan konsekuensi yang harus ditanggung PSSI, demi menyehatkan iklim kompetisi kita. Sebab selama ini, wasit menjadi tanggungan tuan rumah, yang membuat potensi kecurangan cukup besar," tegas Saleh.

PSSI juga memutuskan untuk konsentrasi kepada pembinaan di level amatir. Liga Divisi I akan diikuti pemain U-23, sedangkan Divisi II untuk pemain U-21, dan Divisi III bagi pemain di bawha 19 tahun (U-19).

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau