JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen Blackberry, Research In Motion (RIM) dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, hari ini, Senin (28/11/2011). Pemeriksaan terhadap RIM dilakukan menyusul kisruh penjualan ponsel Blackberry Bold 9790 atau Bellagio di Pacific Place beberapa waktu lalu.
Hal itu disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Imam Sugianto, Senin pagi di Mapolda Metro Jaya usai apel Operasi Zebra. "Hari ini (diperiksa). Doakan saja," ujarnya kepada para wartawan.
Imam mengatakan, pemeriksaan terhadap RIM baru dilakukan hari ini lantaran permintaan yang bersangkutan. "Mereka minta diperiksa hari Senin karena harus didampingi oleh penerjemah. Mudah-mudahan tidak mundur lagi," tutur Imam.
Dia melanjutkan, buntut kerusuhan akibat promo Blackberry itu, pihak kepolisian sudah memeriksa 10 orang saksi. Polisi juga sudah menetapkan satu orang tersangka dari pihak pelaksana acara. Pihak pelaksana acara ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap lalai sehingga menyebabkan orang lain mengalami luka.
"Tersangka dikenakan Pasal 360 KUHP tetapi tidak ditahan karena kooperatif. Jadi wajib lapor saja," ujarnya.
Imam mengatakan, tersangka mungkin saja bertambah baik dari pihak RIM atau pun pengelola mal juga bisa dianggap bertanggung jawab. "Tidak menutup kemungkinan bisa berkembang lagi," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, kericuhan terjadi saat promo penjualan Blackberry Bold 9790 atau disebut Bellagio pada Jumat (25/11/2011) di Pacific Place. Ribuan pembeli mengantri sejak pagi hari untuk membeli ponsel Blackberry Bold 9790 yang banting harga dari Rp 4,6 juta menjadi Rp 2,3 juta. Akibatnya, desak-desakan antar pembeli tak terelakan. Belasan pembeli akhirnya pingsan di tempat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang