Lihai Bercinta Bukan Kriteria Utama Pasangan Ideal

Kompas.com - 28/11/2011, 13:43 WIB

KOMPAS.com - Setiap orang pasti mendambakan pasangan yang (mendekati) sempurna. Selain menginginkan pasangan yang punya pekerjaan tetap, jujur, baik hati, dan tidak sombong, kaum perempuan umumnya juga menginginkan pria yang cekatan. Artinya, bisa melakukan ketrampilan pertukangan sederhana di rumah.

Suatu jajak pendapat yang digelar oleh LocalTraders.com mendapati bahwa 93 persen perempuan merasa bahwa pria cekatan adalah suatu bonus, terutama jika menyangkut hubungan jangka panjang. Kemudian 80 persen dari 400 perempuan yang disurvei mengaku akan kecewa jika seorang pria tidak tahu bagaimana cara melakukan ketrampilan dasar seperti membuat rak atau memasang wallpaper.

"Kebanyakan orang meyakini bahwa koneksi yang kuat di tempat tidur adalah kunci untuk hubungan jangka panjang yang sukses. Namun bagi sebagian perempuan, hal ini bukan menjadi masalah," ujar juru bicara LocalTraders.com. "Kita semua ingin hidup dalam rumah yang terpelihara dengan baik, dan tampaknya sebagian kecil wanita lebih mementingkan hal ini ketimbang kehidupan seks yang baik."

Dari jajak pendapat yang sama, memang terlihat bahwa 12 persen perempuan lebih memilih pasangan yang pintar memperbaiki rumah atau perabotan yang rusak, daripada lihai beraksi di atas ranjang. Repotnya, banyak pria yang memang kecanduan melakukan kegiatan pertukangan di rumah. Akibatnya, 20 persen perempuan juga mengaku bahwa pasangan mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan beberes rumah.

"Kunci untuk hubungan yang bertahan lama adalah memuaskan kebutuhan satu sama lain, dan hasil penelitian kami menunjukkan bahwa untuk beberapa wanita, hal ini bisa dipenuhi dengan sesuatu  yang sederhana seperti mengecat rumah kembali, daripada menghabiskan malam yang menggairahkan bersama," tutur juru bicara tersebut.

Bagaimana dengan Anda, apa kelebihan pasangan yang Anda utamakan?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau