Microsoft Rela Mesin Pencarinya Digusur di Rusia

Kompas.com - 29/11/2011, 13:39 WIB
KOMPAS.com - Microsoft mengintegrasikan mesin pencarinya, Bing di seluruh smartphone yang menggunakan Windows Phone. Namun, tidak untuk pengguna Windows Phone di Rusia.

Microsoft memutuskan mengganti Bing dengan mesin pencari terpopuler di Rusia, Yandex. Yandex merupakan mesin pencari yang menguasai hampir separuh pasar mesin pencari Rusia.

Microsoft dan Yandex telah sepakat menjadikan mesin pencari Yandex menjadi mesin pencari default di seluruh perangkat Windows Phone yang beredar di Rusia, termasuk diantaranya Samsung Omnia W dan Nokia Lumia.

Vendor ponsel asal Taiwan, HTC pun dikabarkan akan segera menggunakan Yandex sebagai mesin pencari utama di seluruh ponsel-nya yang dipasarkan di Rusia.

Bing sendiri sebenarnya bisa disebut baru sukses di AS, di negara lain Bing masih menjadi mesin pencari "hiburan", kalah populer dibandingkan mesin pencari Google.

"Tujuan Microsoft adalah menyediakan sistem operasi mobile terbaik untuk pengguna di negara ini, yang terintegrasi dengan layanan web dan sosial media lokal, " ungkap Anna Kulashova, Director of Mobile Carriers and Service Providers Development Microsoft Rusia.

Apabila strategi Microsoft Rusia di atas adalah merupakan strategi global Microsoft, tentu akan memberikan peluang mesin pencari terpopuler China, Baidu menjadi mesin pencari utama di perangkat Windows Phone yang beredar di China.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau