BREBES, KOMPAS.com — Warga Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, hanya berharap agar sawah-sawah mereka terbebas dari serangan kerbau liar. Mereka sebenarnya tidak ingin bertikai dan berkonflik dengan warga Pamulihan, Kecamatan Larangan, Brebes.
Hal itu disampaikan Kepala Desa Songgom, Sujai, Selasa (29/11/2011) malam, menyusul memanasnya konflik antara warga Desa Songgom dan Desa Pamulihan.
Konflik yang bermula dari serangan kerbau liar milik warga Desa Pamulihan pada sawah warga Desa Songgom tersebut nyaris menimbulkan tawuran warga.
Pada Selasa siang, ratusan warga Desa Pamulihan bersiap menyerang warga Desa Songgom, dengan menggunakan senjata tajam, seperti parang, arit, dan golok. Mereka menuduh warga Songgom telah membunuh beberapa kerbau liar milik warga Pamulihan.
Di lokasi lain, ratusan warga Desa Songgom juga berkumpul di pinggir jalan desa mereka.
Menurut Sujai, warga Desa Songgom tidak pernah berniat menyerang warga Pamulihan. Mereka memang pernah berkumpul di jalan pinggir desa hanya untuk berjaga-jaga dan membela diri, apabila warga Pamulihan benar-benar datang dan menyerang desanya.
"Sampai saat ini emosi warga masih terkendali karena harapan warga hanya ingin agar persoalan kerbau liar diselesaikan," ujarnya.
Selama ini, akibat serangan kerbau liar, warga sering mengalami gagal panen. Apabila ingin terhindar dari serangan kerbau, mereka harus menunggui sawah setiap malam sehingga terpaksa mengorbankan waktu berkumpul bersama keluarga. Padahal, kondisi itu sudah berlangsung sejak 1982.
Kepala Desa Pamulihan Madris mengatakan, pihaknya berusaha untuk terus menenangkan dan meredam emosi warga.
Menurut dia, selain isu pemotongan kerbau, emosi warga memanas diduga karena beberapa hari lalu sejumlah warga Desa Pamulihan sempat dihadang oleh warga Desa Songgom saat melintas di desa itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang