Beswan djarum

Pemenang Lomba Karya Tulis Raih Puluhan Juta Rupiah

Kompas.com - 30/11/2011, 08:41 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com — Bin Haryati, Ahmadun, dan Contardo Satria Gondokusumo keluar sebagai pemenang Lomba Karya Tulis Beswan Djarum Tingkat Nasional 2011-2012 yang digelar Djarum Foundation. Hadiah kepada para pemenang diserahkan pada Selasa (29/11/2011) malam, dalam Malam Dharma Puruhita yang digelar di Semarang, Jawa Tengah.

Ketiga pemenang lomba merupakan beswan (penerima beasiswa) Djarum Foundation yang dinilai mampu memberikan gagasan orisinil dan inovatif melalui karya tulis sesuai dengan tema yang diusung, "Masa Depan keindonesiaan".

Bin Haryati (21), mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, keluar sebagai pemenang pertama lewat karyanya yang berjudul "Menghidupkan Wawasan Kebangsaan Indonesia melalui Permainan Edukasi Monopoli Cinta Indonesia". Meskipun berasal dari ITS, Haryati tidak menawarkan inovasi dari segi perkembangan teknologi, tetapi sisi yang lebih humanis. Atas buah pemikirannya itu, Haryati berhak memperoleh hadiah Rp 30 juta rupiah.

Sementara itu, Ahmadun (21), mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), menghasilkan karya berjudul "Beras Cokelat Pratanak, Jagung, dan Kacang-kacangan sebagai Pangan Darurat Fungsional". Sebagai pemenang kedua, ia memperoleh hadiah berupa uang Rp 20 juta.

Adapun, Contardo Satria (21), yang juga dari IPB, keluar sebagai pemenang ketiga lewat karyanya berjudul "Keju Nabati Berbahan Dasar Kedelai untuk Meningkatkan Kecukupan Gizi Masyarakat Indonesia". Dengan wajah sumringah, Condarto menenteng hadiah uang Rp 10 juta.

Sebanyak 164 karya tulis masuk ke dewan juri untuk mengikuti seleksi tahun ini. Dari tulisan sebanyak itu, dipilih 12 karya yang paling inovatif. Ke-12 karya tersebut kemudian melalui seleksi yang lebih ketat untuk menghasilkan posisi tiga besar.

Dewan juri yang melakukan penilaian, antara lain, Prof Soefjan Tsauri selaku Ketua Majelis Profesor Riset Indonesia, Prof Ronny Rahman Noor selaku Ketua Dewan Juri Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 2011, serta Bimbom Berkah, Indonesia Country Head for Universal Music Group International, yang juga penemu bakat di dunia hiburan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau