Bangkai Jembatan Diangkat dengan 10 Balon

Kompas.com - 30/11/2011, 11:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Evakuasi kerangka Jembatan Tenggarong di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (30/11/2011) ini, akan menggunakan metode balon. Balon udara yang biasa dipakai untuk mengangkat tongkang ponton di galangan kapal akan dicoba untuk mengangkat kerangka jembatan seberat ratusan ton ke permukaan sungai.

Sebanyak 10 balon (kapasitas 50 ton per balon) diharapkan bisa mengangkat bagian ujung kerangka jembatan, lalu ditarik atau digeser bagian yang terangkat tersebut ke arah pinggir. Setelah berada di pinggir barulah korban meninggal di dalam mobil dikeluarkan dan dievakuasi.

Menurut juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (30/11/2011), balon tersebut berukuran 8 x 4 meter atau 14 x 4 meter. Balon itu sebelum diisi angin bentuknya seperti kasur atau seperti perahu karet, mirip mainan anak-anak. Balon tersebut sebelumnya diikat pada rangka jembatan yang tenggelam lalu diisi angin secara cepat.

Menurut Sutopo, secara teori badan jembatan tersebut akan terangkat sedikit kemudian akan ditarik dengan tugboat. Saat ini, sebanyak 12 ponton dan tugboat sedang disiapkan untuk menarik puing kerangka jembatan dengan metode balon.

Selasa malam pukul 21.00 Wita kemarin sudah dilaksanakan side scan sonar. Data saat ini sedang diolah, dan pagi ini dilanjutkan dengan multibeam echosounder.  Tim SAR akan menggunakan hasil side scan sonar untuk menentukan posisi pengikatan dan balon-balon tersebut.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau