Daud Yordan Butuh 4 Ronde untuk Menang TKO

Kompas.com - 30/11/2011, 17:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Petinju Indonesia, Daud "Cino" Yordan, meraih kemenangan TKO atas petinju Amerika Serikat, Frankie Archuleta, dalam pertarungan kejuaraan IBO Asia Pasifik kelas bulu di Challenge Stadium MT Claremont, Perth, Australia Barat, Rabu (30/11/2011). Dengan demikian, petinju asal Pontianak, Kalimantan Barat, itu berhak atas gelar tersebut.

Tanda-tanda kemenangan Daud sudah terlihat sejak bel ronde pertama berbunyi. Petinju berusia 23 tahun yang memiliki pukulan tangan kanan dan kiri yang keras ini langsung melancarkan serangan sehingga lawan hanya bisa menghindar.

Memasuki ronde kedua, Daud semakin dominan dengan terus melontarkan variasi pukulan hook, straight, dan upper cut ke wajah Archuleta sehingga mata kiri sang lawan mulai lebam. Ronde berikutnya, straight kanan Daud dengan telak menghantam wajah Archuleta yang tampak sempoyongan. Meskipun demikian, petinju berusia 36 tahun tersebut masih selamat dari serangan beruntun Daud.

Pada ronde keempat dari 10 ronde yang direncanakan, Archuleta tak bisa menghindar lagi. Pukulan beruntun yang dilancarkan Daud membuat dia terduduk di atas kanvas sehingga mendapat hitungan dari wasit. Sempat berdiri dan berusaha memberikan perlawanan, Archuleta akhirnya harus menerima kenyataan kalah TKO karena dia jatuh lagi. Wasit menyatakan dirinya tak bisa melanjutkan pertandingan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau