Tiap Hari, Ratusan Pelanggaran Terjadi Selama Operasi Zebra

Kompas.com - 30/11/2011, 18:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Operasi ketertiban lalu lintas dengan kode sandi "Operasi Zebra 2011" sudah memasuki hari ketiga pada Rabu (30/11/2011).

Selama tiga hari itu terjadi peningkatan jumlah pelanggaran yang signifikan tiap harinya. Berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya terkait Operasi Zebra 2011, Senin (28/11/2011), terjadi 3.793 pelanggaran. Pada Selasa (29/11/2011) terjadi 5.709 pelanggaran, dan hari Rabu (29/11/2011) terjadi 6.461 pelanggaran.

Peningkatan signifikan terjadi pada hari kedua yakni mencapai 50 persen. Sementara dari hari kedua ke hari ketiga peningkatan terjadi sekitar 11 persen.

"Setiap hari jumlah pelanggaran memang meningkat. Namun, di hari ketiga ini lebih sedikit mengendur karena tersedot tenaga untuk pengamanan sepak bola," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Dwi Sigit Nurmantyas, Rabu (30/11/2011) di Mapolda Metro Jaya.

Meski demikian, Sigit mengatakan, hampir ratusan pelanggaran ditindak kepolisian. Pelanggaran yang paling banyak terjadi lebih terkait dengan pelanggaran yang berpotensi terjadi kemacetan. "Misalnya, berhenti di sembarang tempat," kata Sigit.

Sementara pelanggaran berpotensi kecelakaan seperti tidak mengenakan helm, tidak menyalakan lampu, ataupun menerobos jalur bus transjakarta relatif lebih sedikit.

"Harapan kami, memang ke depan masyarakat lebih sadar dalam berkendara dan mengutamakan keselamatan. Hal ini saya lihat dari tiga hari operasi lebih baik semoga bisa terus bertahan sehingga menjadi kebiasaan baik," papar Sigit.

Seperti diberitakan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melaksanakan Operasi Zebra mulai 28 November 2011 sampai dengan 11 Desember 2011 nanti. Operasi akan mengedepankan penilangan terhadap setiap pelanggaran lalu lintas.

Operasi akan dilakukan di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya seperti di Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang. Pengendara kendaraan pribadi dan angkutan umum menjadi target dalam Operasi Zebra kali ini. Sebanyak 4.000 personel disebar ke berbagai titik untuk menindak setiap pelanggaran yang terjadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau