Transportasi

Razia Seragam Berlanjut di Empat Terminal

Kompas.com - 02/12/2011, 13:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta melanjutkan penertiban pengemudi angkutan kota (angkot). Kepala Bidang Operasi Dishub DKI Arifin Hamonangan kepada Kompas.com mengatakan, razia kali ini digelar di empat terminal berbeda, masing-masing Kampung Melayu, Kampung Rambutan, Kali Angke, dan Pasar Minggu.

"Razia dilakukan untuk mengidentifikasi sopir-sopir angkot," kata Arifin di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (2/12/2011).

Identikasi dimaksud diterapkan dalam bentuk kewajiban berseragam dan kepemilikan kartu anggota koperasi pengelola bagi setiap sopir angkot. Dengan adanya razia diharapkan aparat berwenang maupun penumpang dapat mengidentifikasi pengemudi setiap angkot.

"Tujuannya, tentu karena kami ingin membatasi tindak kejahatan dalam angkot, terutama yang dilakukan oleh sopir liar atau sopir tembak," lanjut Arifin.

Razia di Terminal Kampung Melayu sendiri diarahkan pada angkot dari Kampung Melayu ke jurusan Pondok Gede, Pasar Minggu, dan Pulo Gadung. Hasil operasi masih direkapitulasi oleh staf Dishub. Namun, menurut Arifin, dari hasil sementara tinggal 20 persen sopir yang masih melakukan pelanggaran.

"Sebagian besar sudah punya seragam tapi belum punya kartu anggota pengemudi yang dikeluarkan koperasi pengelola," kata Arifin.

Penertiban dalam sepekan terakhir, menurutnya, sudah menjangkau 72 persen angkot yang beroperasi di Jakarta. Razia yang sama masih akan dilanjutkan pada pekan depan. "Setelah menyentuh tiap terminal, rutinitasnya (pengawasan) akan diserahkan ke pihak terminal," ujar Arifin.

Di tempat yang sama, Kepala Terminal Kampung Melayu Otto Samosir menjelaskan, sosialisasi identitas pengemudi sudah dilakukan pihaknya sejak dua bulan lalu. Dengan aturan ini diharapkan penumpang akan merasa lebih nyaman dalam memanfaatkan jasa angkot.

"Penumpang enggak perlu takut lagi karena identitas sopir jelas. Kalau ada kecurigaan bisa langsung melapor," kata Otto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau