Pascaledakan di Banda Aceh, TNI Siaga

Kompas.com - 02/12/2011, 17:42 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Komandan Kodim 0101/BS Letkol (Inf) Terry Tresna Purnama mengintruksikan seluruh personel TNI untuk siaga pascaledakan granat di Kota Banda Aceh guna mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan.

"Sudah dua kali granat diledakkan orang yang tidak bertanggung jawab dalam sepekan terakhir di kawasan Lampriet, Banda Aceh. Bahkan tiga warga sipil harus menjalani  perawatan medis di rumah sakit akibat terkena serpihan granat," kata Terry di Banda Aceh, Jumat (2/12/2011).

Sehubungan dengan situasi tersebut, dia telah menginstruksikan seluruh jajaran TNI untuk menyiagakan dan membantu aparat kepolisian untuk melakukan razia di lapangan untuk menjaga kenyamanan dan kedamaian di kota Banda Aceh.

Terry juga memerintahkan prajurit untuk mewaspadai kejadian di lapangan dan memperketat penjagaan di pangkalan untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan. "Seluruh prajurit TNI juga harus mewaspadai perkembangan situasi dan laksanakan Siaga III di jajarannya," ujar Terry saat menutup latihan pemantapan prajurit Raider Yonif 112 Kodam Iskandar Muda di Pelabuhan Ulee Lheu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau