MAGELANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, saat ini belum mengalokasikan dana khusus untuk kebutuhan logistik 79 pengungsi korban banjir lahar dingin.
"Karena jumlah pengungsi masih terbilang sedikit, kebutuhan logistik mereka cukup dipenuhi dari sumbangan donatur dan cadangan beras yang ada di Dinas Sosial," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Djoko Sudibyo, Jumat (2/12/2011).
Dari 79 pengungsi itu, tujuh orang di antaranya adalah lansia, warga Desa Jumoyo,yang sengaja diungsikan terlebih dahulu di hunian sementara (huntara) Larangan, Kecamatan Salam. Kebutuhan logistik mereka masih dipenuhi secara mandiri oleh keluarga masing-masing.
Sebanyak 72 orang sisanya, ungkap Djoko, adalah warga Desa Blongkeng, dan kini mengungsi di Balai Desa Blongkeng. Kebutuhan logistik mereka tercukupi dari sumbangan donatur dan cadangan beras yang masih dimiliki Pemkab Magelang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang