JAKARTA, KOMPAS.com — Taufik Hidayat gagal mendampingi Simon Santoso menuju semifinal Macau Terbuka Grand Prix Gold. Unggulan ketiga ini menyerah 21-12, 15-21, 17-21 dari pemain Korea yang merupakan unggulan keenam, Lee Hyun Il, Jumat (2/12/2011).
Dengan demikian, Indonesia tinggal berharap kepada Simon untuk membawa pulang gelar tunggal putra dari turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini. Namun, perjuangan Simon, unggulan kelima, akan sangat berat pada babak empat besar nanti karena dia bertemu unggulan keempat dari China, Du Pengyu, yang lolos setelah menang 21-16, 0-0 (retired) atas kompatriotnya unggulan ketujuh, Wang Zhengming.
Bagi Taufik, ini merupakan kekalahan ketiganya dari pemain Korea tersebut dari total empat pertemuan. Dua kekalahan sebelumnya diderita di Macau Terbuka 2006 dan Piala Thomas 2008, dan satu-satunya kemenangan diraih pada pertemuan pertama mereka pada Kejuaraan Dunia 2001.
Di semifinal, Lee akan bertemu Muhammad Hafiz Hashim. Pemain veteran dari Malaysia ini lolos setelah menaklukkan unggulan kedelapan dari Jepang, Kenichi Tago, dengan 21-14, 21-19.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang