TENGGARONG, KOMPAS.com — Polres Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, akan memeriksa manajemen PT Bukaka Teknik Utama terkait ambruknya Jembatan Kartanegara.
"Surat panggilan telah kami layangkan, dan pemeriksaan akan dilakukan pada Senin (5/12/2011). Surat panggilan pemeriksaan itu ditujukan kepada Direktur PT Bukaka Sofiah Balfas," ungkap Kepala Subbagian Humas Polres Kutai Kartanegara Ajun Komisaris Nyoman Subrata kepada wartawan, Minggu (4/12/2011) malam.
Pemanggilan tersebut, lanjut Nyoman Subrata, terkait ambruknya jembatan yang telah menewaskan 21 orang, dan 16 orang yang masih dinyatakan hilang.
"PT Bukaka Teknik Utama merupakan kontraktor pelaksana perawatan Jembatan Kartanegara sehingga pemanggilan tersebut terkait ambruknya jembatan itu," kata Nyoman Subrata.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara menegaskan, pihaknya mendukung proses hukum terkait dugaan adanya unsur kelalaian dari peristiwa itu.
"Kami memang melihat adanya unsur kelalaian pada proses perawatan jembatan hingga terjadinya musibah ini. Jadi, kami mendukung apa pun yang dilakukan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ambruknya jembatan," kata Marwan.
DPRD Kutai Kartanegara, lanjut Marwan, juga sangat mendukung upaya penyelidikan terkait dugaan korupsi pada pembangunan Jembatan Kutai Kartanegara.
"Banyak isu yang berkembang terkait ambruknya jembatan sehingga kami meminta agar masalah ini diungkap agar masyarakat tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jadi, kami juga mendukung upaya pengusutan pembangunan jembatan tersebut dan hasilnya segera disampaikan kepada masyarakat agar mereka tidak bertanya-tanya lagi," kata Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara dari Fraksi Partai Amanat Nasional tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun menunjukkan, hingga hari kesembilan ambruknya jembatan, Polres Kutai Kartanegara telah memeriksa 31 orang. Saksi yang diperiksa umumnya adalah warga yang menjadi korban ambruknya jembatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang