BANDA ACEH, KOMPAS.com- Kelangkaan premium di Banda Aceh masih terus berlanjut. Antrean panjang kendaraan bermotor terjadi di semua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kota ini. Panjang antrean kendaraan bermotor bahkan mencapai 200 meter.
Kelangkaan premium ini sebelumnya telah terjadi terjadi terlebih dahulu di wilayah pantai barat selatan Aceh, seperti Aceh Barat Daya, Meulaboh, hingga Calang.
Menurut Muchlis (40), petugas SPBU Lamyong, Banda Aceh, kelangkaan premium ini terjadi karena stok yang didapat SPBU terbatas dibanding hari-hari sebelumnya. Kami belum tahu pasti mengapa stoknya berkurang. "Tapi yang pasti ini terjadi merata di hampir semua SPBU di Banda Aceh," kata Muchlis.
Di SPBU Lamyong, antrean kendaraan bermotor sudah terjadi sejak pukul 06.00. Kendaraan roda empat berjejer hingga sepanjang 200 meter. Sebagian terpaksa mengantri premium hingga memenuhi separo badan Jalan Lam yong. Tak pelak, lalu lintas di jalan tersebut menjadi padat merayap.
"Walau harus antri berjam-jam, kami akan melakukannya karena kami tidak tahu sampai kapan premium ini normal kembali. Padahal, orang seperti saya harus beraktivitas tiap hari dengan kendaraan untuk pergi dan pulang ke tempat kerja," ujar Abdul Haris (36), karyawan bank swasta di Banda Aceh.
Kelangkaan itu menimbulkan kebingungan bagi para sopir angkutan kota di Banda Aceh. Mereka harus kehilangan waktu 1-2 jam untuk mengantre premium di SPBU sehingga banyak calon penumpang yang tak langsung terangkut.
"Kami pasti rugi kalau seperti ini. Semestinya 1-2 jam sudah pulang balik trayek, sekarang harus antre di SPBU," ujar Umar (41), sopir angkutan kota di Banda Aceh yang ditemui saat mengantre premium di SPBU Lamyong.
Pemandangan serupa juga terjadi di SPBU Kuta Alam, Jeulingke, Batoh, Simpang Jam, dan Lampeuneurut. Kondisi ini sudah terjadi sejak Minggu (4/12) sore.
Sejumlah SPBU terpaksa menghentikan layanan pengisian premium pada sore hari karena terbatasnya stok. Akibatnya, puluhan pengedara roda empat dan dua yang telanjur antre, mengaku kecewa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang