Segelas Kopi dalam Hidup Melanie Subono

Kompas.com - 06/12/2011, 08:33 WIB

KOMPAS.com — Segelas kopi di pagi hari pastinya bisa menyegarkan hari Anda. Dalam segelas kopi, Anda bisa mengikuti perjalanan kehidupan seseorang. Seperti Melanie Subono, yang meluncurkan buku ketiganya, Cerita Segelas Kopi, dimana Melanie menuangkan secara jujur seluruh pengalaman pribadinya tentang hidup, cinta, nasionalisme, dan perempuan.

Kepedulian putri sulung promotor Adrie Subono ini terhadap persamaan hak-hak kaum perempuan, rasa nasionalismenya, sekaligus unek-uneknya tentang kehidupan sosial juga disampaikannya dalam buku ini. Tak terkecuali juga perjuangannya melawan penyakit tumor di dalam kandungannya.

"Banyak orang yang tidak sadar bahwa mereka itu beruntung walau banyak diterpa cobaan, karena masih banyak orang yang ternyata tidak seberuntung kita. Dan kalau kita buka mata dan lihat sekeliling kita, banyak hal yang bisa kita syukuri," ungkap Melanie kepada Kompas Female, saat peluncuran bukunya di Toko Buku Gramedia, Grand Indonesia, Jakarta, Senin (5/12/2011).

Melalui buku ini, Melanie mencoba menggambarkan bagaimana kerasnya kehidupan manusia lainnya, dan betapa tak sepantasnya kita terus mengeluh dan lupa bersyukur. Ia juga mengajak anak muda untuk menyadari potensi diri mereka, dan memotivasi mereka agar mau bergerak untuk melakukan sesuatu yang menunjukkan kepedulian kita bagi Indonesia.

Karakter Melanie yang berjiwa muda juga dituangkan dalam buku ini dengan gaya bahasanya yang lugas, tetapi tidak kaku. Selain curhat mengenai masalah cinta, kehilangan, dan kehidupan pribadinya yang lain, Mel berharap bukunya bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi semua orang.

"Aku dengan caraku sendiri berjanji akan menjadi orang yang berguna bagi siapa pun, dalam (keadaan) apa pun yang aku lakukan, dengan cara yang aku mampu, baik (melalui) musik maupun tulisan. Baik sebagai orang yang memberi motivasi, maupun kritik. And here i am," tulis Mel dalam bukunya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau