Kriminalitas

Buang Bayi, Sepasang Kekasih Ditahan

Kompas.com - 06/12/2011, 19:50 WIB

BEKASI, KOMPAS.com Sepasang kekasih berinisial Nv (25) dan Ln (28) terpaksa berurusan dengan Polresta Bekasi Kota lantaran membuang bayi mereka.

Nv dan Ln ditangkap Sabtu (3/12/2011) di tempat terpisah, menyusul ditemukannya bayi perempuan di dalam bekas kardus biskuit di lahan kosong di kompleks Perumahan Citra Grand Blok A2, Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pada pagi harinya.

Bayi perempuan itu adalah hasil hubungan asmara Ln, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga, dengan Nv, seorang buruh bangunan.

Ditemui pada Selasa (6/12/2011) siang, Nv menyebutkan, ia dan LN berpacaran selama dua tahun. Ln melahirkan sendirian bayinya di rumah majikan pada Sabtu pagi.

Nv mengetahui mereka memiliki bayi setelah Ln menghubunginya pada Sabtu pagi itu pascamelahirkan bayi. Nv menyatakan, dirinya semula tidak tega membuang bayi. Namun, Nv tega menelantarkan darah dagingnya setelah melihat pacarnya, Ln ketakutan diketahui melahirkan anak sebelum menikah.

Nv dan Ln memasukkan bayi perempuan itu ke bekas kardus biskuit, lantas meletakkan kardus berisi bayi yang belum genap berumur sehari itu di lahan kosong di kompleks perumahan Citra Grand.

Beruntung bayi itu masih hidup ketika dia ditemukan warga.

Aparat Kepolisian Sektor Pondok Gede dan Polresta Bekasi Kota, yang menerima dan menangani laporan penemuan bayi itu, segera menyelidiki dan berhasil menemukan orang tuanya.

Secara terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota Komisaris Dedy Murti Haryadi menyatakan, Nv dan Ln dijerat Pasal 77 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau