WASHINGTON, KOMPAS
”Bahkan, banyak pula yang takut menjadi kepala proyek karena takut ditangkap,” kata Aburizal di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (6/12), seperti dilaporkan wartawan Kompas
Aburizal menaruh harapan kepada pimpinan KPK yang baru meskipun ia mengakui belum pernah bertemu dengan Abraham Samad, Ketua KPK terpilih. ”Saya dengar orangnya muda dan aktivis antikorupsi,” katanya. Ia pun secara khusus meminta pimpinan KPK yang baru memprioritaskan penuntasan perkara pemberian dana talangan senilai Rp 6,7 triliun ke Bank Century.
”Dengan pergantian pimpinan KPK dan terpilihnya Ketua KPK yang baru, Partai Golkar berharap kasus Bank Century dituntaskan. Apakah benar atau salah, KPK harus menggarapnya sampai selesai,” katanya.
Secara terpisah, saat berbicara di depan sejumlah warga Indonesia di Wisma Indonesia, Washington, Aburizal juga memastikan, Golkar mendukung pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono tetap dipertahankan hingga 2014. Indonesia harus membiasakan diri mempertahankan pemerintahan hingga akhir waktunya.
Mengenai pencalonan dirinya sebagai presiden, Aburizal mengakui belum memutuskannya. Dia belum mendapatkan jawaban dari istri dan ibunya.
Pengamat politik Rizal M Mallarangeng mengakui, saat ini masih terlalu awal membahas calon presiden meski tren Golkar dan dukungan kepada Aburizal terus naik. ”Indonesia butuh penyegaran? Masa pilihannya itu-itu saja,” katanya.
Rizal menambahkan, peluang Aburizal di Pemilu 2014 relatif bagus, tetapi tergantung dinamika politik di masa depan.