jakarta, kompas
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Barat (Jakbar) Dian Hardian, Rabu (7/12), mengatakan, sebanyak 60 gedung sekolah akan dibenahi tahun 2012.
”Kami sudah mengusulkan perbaikan untuk 60 sekolah terlebih dulu dengan skala prioritas. Sisanya akan kami usulkan untuk perbaikan pada tahun berikutnya,” katanya.
Anggaran renovasi diperkirakan Rp 900 juta hingga Rp 1,5 miliar untuk tiap sekolah. Saat ini proyek renovasi sekolah masih menunggu verifikasi dan finalisasi di Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Pada Senin malam, plafon ruang kelas III SD Negeri Kelapa Dua 03 Pagi runtuh. Gedung sekolah yang berdiri tahun 1977 itu baru selesai direnovasi pada Desember 2010 dan mulai digunakan pada Januari 2011. Bangunan juga terlihat masih baru dan bersih. Biaya renovasi mencapai Rp 1,2 miliar.
Plafon yang runtuh mengganggu kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Para siswa pun terpaksa belajar dan mengerjakan ujian akhir semester di mushala.
Kemarin, plafon yang baru sudah terpasang lagi dan sedang dalam pengecatan. ”Mudah-mudahan besok semua bisa selesai dan ruangan bisa kembali dipakai belajar,” kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Barat Delly Indirayati.
Dia mengatakan, plafon runtuh akibat baut tidak terpasang dengan benar pada rangka baja. Bahkan, beberapa baut sudah jatuh sebelumnya.
Beban plafon berbahan gipsum itu terlalu berat sehingga runtuh. Diharapkan insiden tersebut menjadi pelajaran bagi pemborong yang merenovasi gedung sekolah di masa mendatang.
Tak hanya gedung sekolah rusak yang diperbaiki, lingkungan sekitar sekolah juga akan ditata. Ada beberapa gedung sekolah di Jakbar yang lingkungan sekitarnya perlu ditata karena tidak nyaman bagi kegiatan belajar-mengajar, misalnya di dekat tempat pembuangan sampah.
”Ada juga gedung sekolah yang perlu dipindahkan karena lokasinya sudah tidak memadai. Hal itu misalnya sekolah yang ada di dekat pasar seperti SMP Negeri 63 yang satu lokasi dengan SMA Negeri 19,” ujar Delly.
Sejumlah kasus atap atau plafon gedung sekolah yang runtuh terjadi di Jakarta dalam satu tahun terakhir. Belasan siswa dan warga di sekitar gedung terluka tertimpa reruntuhan atap dan plafon. Kegiatan belajar-mengajar siswa pun terganggu.