SYDNEY, KOMPAS.com - Euro melanjutkan perolehan keuntungan terhadap dollar AS dalam tiga hari terakhir. Salah satu alasannya yakni spekulasi para pemimpin Eropa akan menghasilkan langkah-langkah untuk mengatasi krisis utangnya pada pertemuan di Brussels, Kamis (8/12/2011) waktu setempat. Penguatan euro juga disebabkan meningkatnya permintaan mata uang yang diadopsi 17 negara Eropa ini.
"Pasar menaruh harapan bahwa kita akan melihat sejumlah resolusi dari pertemuan tersebut. Dan, tentunya Perancis dan Jerman telah memberikan sinyal bahwa mereka tidak akan meninggalkan meja pertemuan sebelum ada sesuatu yang diputuskan," ujar David Greene, Senior Corporate Currency Dealer Western Union Business Solutions, di Sydney, Kamis waktu setempat.
Greene mengaku tidak akan terkejut euro bisa menguat di atas 1,35 dollar AS, asal ada hasil yang positif dari Eropa. Pada pukul 8:13 AM, Kamis waktu Tokyo, euro diperdagangkan pada 1,3414 dollar AS. Naik tipis dari 1,3412 dollar AS di New York, Rabu kemarin. Terhadap yen, euro ditukar 104,16 yen. Sedangkan, yen hanya berubah tipis yakni 77,65 per dollar AS.
Sementara itu, dollar Australia diperdagangkan pada 1,0289 dollar AS. Penguatan dollar Australia terhadap dollar AS ini dipicu oleh perkiraan adanya peningkatan pembukaan pekerjaan oleh perusahaan-perusahaan Australia pada November kemarin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang