Nilai tukar

Rupiah Bisa Melemah Merespon Eropa

Kompas.com - 09/12/2011, 09:41 WIB

JAKARTA, KOMPAs.com- Hasil pertemuan Bank Sentral Uni Eropa (ECB) direspon negatif oleh investor ketika Gubernur ECB tidak mensinyalkan kemungkinan ECB membeli obligasi dengan jumlah yang lebih besar. Nilai tukar rupiah pun berpotensi melemah akibat sentimen negatif yang menjalar ke pasar Asia akibat hasil di Eropa itu.

Beberapa mata uang Asia menguat pada perdagangan kemarin, termasuk rupiah (IDR). IDR ditutup Rp.9.000 (kurs tengah Bloomberg). Tetapi tidak demikian apda bursa Asia yang sebagian besar ditutup turun termasuk bursa Indonesia (IHSG) yang melemah 0,3 persen menjadi 3.781,76.

Ekonom Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih, menyatakan, pasar AS dan Eropa ditutup turun semalam, setelah Gubernur ECB tidak mensinyalkan untuk melakkan stimulus pembelian obligasi yang lebih besar. Kemungkinan sentimen negatif tersebut menjalar ke pasar Asia pada hari ini.

Rupiah juga berpotensi melemah di kisaran Rp 9.020-Rp 9.040 per dollar AS, kata Lana di Jakarta, Jumat (9/12/2011). Hasil pertemuan ECB memutuskan pemotongan suku bunga acuan dari 1,25 persen menjadi 1 persen dan memberikan kredit bank sentral (discount windows) dalam jumlah yang tidak terbatas untuk 3 tahun.

ECB juga melonggarkan kolateral sehingga bank dapat meminjam lebih banyak. Menurut Lana, kebijakan ini untuk memastikan likuiditas perbankan cukup sehingga tidak menimbulkan kepanikan deposan. Untuk mengatasi krisis utang di UE, ECB mendesak untuk segera dilakukan konsolidasi fiskal (fiscal union) yang keputusannya ditunggu oleh pelaku pasar pada hari ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau