JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua PSSI Djohar Arifin Husin menilai, aksi yang digelar oleh pendukung Persipura atau yang biasa disebut Persipura Mania salah alamat. Menurut dia, protes terhadap pencoretan Persipura dalam keikutsertaan di Liga Champions Asia merupakan keputusan konfederasi sepak bola Asia atau AFC, bukan PSSI.
"Yang menggugurkan Persipura adalah peraturan AFC, bukan PSSI. Jika klub tidak ikut pada kompetisi resmi (IPL) secara otomatis gugur keikutsertaannya," katanya di sela workshop Divisi Utama yang digelar oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo, kemarin.
Menurut Djohar, protes seharusnya ditujukan kepada CEO PT Liga Indonesia, Djoko Driyono. Pasalnya, Djohar menilai Djoko-lah yang telah memberikan jaminan kepada Persipura untuk tetap bertanding di Liga Champions Asia (LCA) meski bermain di kompetisi yang tidak diakui oleh PSSI.
Oleh karena itu, gagalnya Persipura untuk berlaga di LCA bukan menjadi tanggung jawab PSSI lagi. PSSI, lanjutnya, sudah cukup membantu dengan memberikan kesempatan, bahkan telah membantu penyelesaian administrasi untuk turun pada kejuaraan tertinggi di Asia ini.
"Jangan marah ke PSSI. Marahlah ke Djoko Driyono yang telah memberikan jaminan. Demo ini jelas salah alamat," ujarnya.
Persipura Jayapura terpaksa kehilangan kesempatan tampil di LCA melalui surat AFC tertanggal 2 Desember 2011. Seperti dikutip dari situs resmi Indonesian Premier League (IPL), AFC menilai Persipura telah mengikuti kompetisi yang tidak diakui secara sah oleh PSSI, yaitu Indonesia Super League. Surat yang ditandatangani Sekjen AFC Alex Soosay itu merupakan jawaban terhadap surat PSSI yang dikirimkan Sekjen PSSI Tri Goestoro.
Atas keputusan ini, kemarin, Persipura Mania menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Selain meminta PSSI bertanggung jawab terhadap pencoretan tersebut, mereka juga meminta Djohar dan sejumlah petinggi PSSI lainnya untuk mundur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang